Advertise here · www.kapsultekno.com
Advertise here · www.kapsultekno.com
Penetrasi Internet Indonesia Tembus 81,7 Persen pada 2026, APJII Catat 235 Juta Pengguna
APJII mencatat 235 juta pengguna internet, dengan penetrasi nasional mencapai 81,72 persen pada 2026.

Kapsultekno.com- Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) melaporkan tingkat penetrasi internet nasional pada 2026 mencapai 81,7 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa lebih dari delapan dari sepuluh penduduk Indonesia kini telah terhubung ke internet.

Berdasarkan hasil Survei Penetrasi Internet dan Perilaku Pengguna Internet Indonesia 2026 yang dirilis APJII, jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 235,26 juta jiwa dari total populasi nasional sebanyak 287,89 juta jiwa.

Capaian tersebut meningkat sekitar 1,06 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menandai tren pertumbuhan yang terus berlanjut dalam beberapa tahun terakhir. Sekadar informasi, tahun lalu survei APJII mengungkap penetrasi internet Indonesia 80,66% dengan total 229,4 juta jiwa.

Survei terbaru dilakukan pada periode 1 Februari hingga 15 Maret 2026 dengan melibatkan 8.700 responden warga negara Indonesia berusia minimal 13 tahun yang tersebar di seluruh 38 provinsi. Metode pengambilan sampel dilakukan secara proporsional untuk menggambarkan kondisi penggunaan internet nasional.

blank
(Foto: APJII)

Ketua Umum APJII, Muhammad Arif, menilai internet kini telah menjadi kebutuhan utama masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. "Internet saat ini bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, tetapi telah menjadi bagian dari aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik masyarakat Indonesia," kata Arif, mengutip Antaranews, Rabu (10/6/2026).

"Hasil survei ini menunjukkan bahwa transformasi digital nasional terus berkembang dan perlu didukung dengan pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan literasi digital masyarakat," tambahnya.

Tren Penetrasi Internet Indonesia Terus Meningkat

Data APJII menunjukkan tingkat penetrasi internet Indonesia mengalami kenaikan konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022, penetrasi internet tercatat sekitar 77 persen. Angka tersebut meningkat menjadi 78,2 persen pada 2023, kemudian 79,5 persen pada 2024, naik lagi menjadi sekitar 80,7 persen pada 2025, dan akhirnya mencapai 81,72 persen pada 2026.

Peningkatan ini mencerminkan semakin luasnya akses masyarakat terhadap layanan digital, didukung oleh ekspansi jaringan telekomunikasi, meningkatnya penggunaan perangkat pintar, serta bertambahnya layanan berbasis internet di berbagai sektor.

Pulau Jawa Jadi Kawasan Penetrasi Internet Tertinggi

Dari sisi wilayah, Pulau Jawa masih menjadi kawasan dengan tingkat penetrasi internet tertinggi sekaligus kontributor terbesar jumlah pengguna internet nasional. Tingkat penetrasi internet di Jawa mencapai 85,95 persen dengan kontribusi sekitar 58,24 persen terhadap total pengguna internet Indonesia.

Sementara itu, Kalimantan mencatat tingkat penetrasi internet sebesar 80,40 persen dengan kontribusi 6,20 persen terhadap total pengguna nasional. Sumatera berada di posisi berikutnya dengan penetrasi 78,24 persen dan kontribusi 20,74 persen.

blank
Ilustrasi penetrasi internet indonesia (Foto: Gemini)

Meski capaian nasional terus meningkat, APJII menilai masih diperlukan upaya pemerataan akses internet terutama di wilayah terpencil dan daerah yang belum terjangkau infrastruktur digital secara optimal.

Kesenjangan akses internet antardaerah masih menjadi tantangan dalam mewujudkan transformasi digital yang inklusif di Indonesia.

Dengan jumlah pengguna yang kini menembus lebih dari 235 juta jiwa, internet diperkirakan akan semakin berperan sebagai fondasi utama ekonomi digital Indonesia, mulai dari sektor perdagangan elektronik, pendidikan, layanan kesehatan, hingga pemerintahan berbasis digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top