Kapsultekno.com - Microsoft akhirnya mulai menghadirkan sejumlah perubahan besar untuk memperbaiki pengalaman penggunaan Windows 11. Salah satu pembaruan paling menarik adalah kembalinya fitur taskbar yang bisa dipindahkan dan diubah ukurannya.
Laporan dari Digital Trends menyebutkan bahwa Microsoft kini sedang menguji taskbar fleksibel melalui Windows 11 Insider Build terbaru. Nantinya, pengguna dapat memindahkan posisi taskbar ke sisi layar dan mengubah ukurannya menjadi ukuran yang lebih kecil.
Fitur ini sebelumnya menjadi salah satu identitas Windows lawas, termasuk Windows 10, sebelum akhirnya dihilangkan demi desain minimalis Windows 11.

Baca Juga: Cara Hapus Email Gmail dengan Cepat di Browser PC dan Ponsel Android
Sejak peluncurannya, Windows 11 memang mendapat kritik terkait berkurangnya opsi kustomisasi. Banyak pengguna mengeluhkan taskbar yang terkunci di bagian bawah layar, tidak fleksibel, serta beberapa fitur produktivitas yang dianggap mundur dibanding Windows 10.
Kritik tersebut bahkan terus muncul di forum komunitas dan media sosial selama beberapa tahun terakhir.
Selain taskbar, Microsoft juga mulai mengembangkan peningkatan performa baru bernama “Low Latency Profile”. Teknologi ini dirancang untuk membuat Windows 11 terasa lebih responsif dengan cara meningkatkan frekuensi CPU selama beberapa detik saat aplikasi atau menu dibuka. Pendekatan tersebut disebut mirip dengan optimasi yang sudah lama digunakan di macOS dan Linux.
Baca Juga: Bug PC Windows 11 Tak Bisa Shutdown Setelah Update, Ini Kata Microsoft
Menurut laporan The Verge, peningkatan performa tersebut mampu mempercepat pembukaan aplikasi Microsoft hingga 40 persen dan meningkatkan respons Start Menu hingga 70 persen dalam pengujian internal.
Microsoft menegaskan fitur ini bukan sekadar “trik”, melainkan metode optimasi modern yang umum digunakan sistem operasi masa kini.
Tak hanya itu, Microsoft juga mulai memperbaiki masalah lama Windows Update yang kerap menginstal ulang driver GPU versi lama secara otomatis. Masalah ini sering membuat pengguna kehilangan driver terbaru setelah melakukan pembaruan sistem.
Baca Juga: CEO Microsoft: Windows 11 Kini Capai 1 Miliar Pengguna