Modus Lokal: Tawaran Pekerjaan Gimmick
Di Indonesia, scammer semakin sering menyamar sebagai Jobstreet dan menghubungi korban lewat chat atau media sosial. Modus yang paling marak adalah lowongan paruh waktu palsu seperti:
- Tugas “like/subscribe” konten
- Bonus komisi kecil di awal
- Berlanjut pada skema deposit/top-up yang tidak dapat ditarik kembali.

Untuk melawan ancaman yang terus berkembang ini, SEEK dan Jobstreet terus meningkatkan mekanisme deteksi penipuannya, seperti sistem pemblokiran otomatis dan proses verifikasi yang terus diperbarui, serta bekerja sama erat dengan lembaga pemerintah dan non-pemerintah untuk memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan informasi intelijen.
Upaya Perlindungan: 4,3 Juta Iklan lowongan Dipindai
Untuk menekan risiko penipuan, SEEK memperketat verifikasi perekrut dan moderasi konten. Sepanjang Juli 2024 - Juni 2025:
- 100% dari 4,3 juta iklan lowongan di Asia Pasifik dipindai sistem
- 8% di antaranya diteruskan ke pemeriksaan manual
- 3.600 perekrut ditolak pada tahap onboarding
- 650 akun yang terindikasi penipuan ditutup
- 2.800 iklan lowongan pekerjaan berisiko tinggi
- 22.000 laporan dari kandidat ditinjau tim Trust & Safety SEEK
Scammer Gunakan AI
SEEK mencatat peningkatan penggunaan AI oleh pelaku penipuan untuk membuat iklan lowongan palsu yang lebih meyakinkan. Oleh karena itu, perusahaan memperkuat teknologi deteksi, pemblokiran otomatis, dan bekerja sama dengan lembaga pemerintah serta organisasi lain untuk berbagi informasi intelijen.
Baca Juga: Bos Google: Jangan Percaya Begitu Saja pada Jawaban AI
“Jobstreet by SEEK terus mendorong perusahaan beralih ke perekrutan yang terstruktur. Melalui gerakan #NextMillionJobs yang kami inisiasi di paruh kedua tahun 2024, kami secara aktif melawan job scam dengan mengedukasi baik perusahaan maupun pencari kerja untuk menggunakan platform yang aman dan terpercaya selama proses rekrutmen," tutur Willem Najoan.
Edukasi dan Kampanye Anti-Scam
Jobstreet by SEEK juga menjalankan kampanye #NextMillionJobs untuk mendorong perusahaan dan kandidat beralih ke proses rekrutmen yang aman dan terverifikasi. Platform ini menyediakan Security & Privacy Hub, yang berisi informasi penipuan terbaru dan panduan melindungi diri selama mencari kerja secara online.
2 thoughts on “Indonesia Jadi Negara dengan Penipuan Lowongan Kerja Tertinggi di Asia Pasifik”