Space Available (975x90)
Space Available (350x50)
Banyak PHK Diklaim Karena Teknologi AI, Sam Altman: Itu Tidak Benar
Sam Altman mengatakan banyak perusahaan menyalahkan AI atas PHK padahal alasan sebenarnya bukan teknologi. (Foto: Steve Jurvetson (CC BY 2.0))

Kapsultekno.com -CEO OpenAI, Sam Altman, mengatakan bahwa banyak perusahaan menyalahkan kecerdasan buatan (AI) atas pemutusan hubungan kerja (PHK), padahal kenyataannya alasan PHK tersebut sering kali berbeda.

Pernyataan ini disampaikan Altman saat diwawancarai di acara AI Impact Summit 2026 di New Delhi, India. Menurut Altman, fenomena ini disebut sebagai “AI washing”, ketika perusahaan menggunakan alasan AI untuk menjelaskan PHK yang sebenarnya disebabkan oleh faktor lain seperti restrukturisasi atau pengurangan biaya.

“Saya tidak tahu berapa persentase pastinya, tetapi ada semacam upaya mengalihkan tanggung jawab AI di mana orang-orang menyalahkan AI atas PHK yang seharusnya mereka lakukan," kata Altman dalam wawancara dengan CNBC-TV18, dikutip dari Itpro.

Apa Itu AI Washing?

Istilah AI washing merujuk pada praktik perusahaan yang menyalahkan AI atas keputusan pengurangan tenaga kerja, padahal alasan sesungguhnya mungkin karena kesalahan dalam pengelolaan perusahaan, overhiring, atau alasan finansial lainnya.

blank

Baca Juga: OpenAI Rekrut Pendiri OpenClaw untuk Dorong Layanan Agen AI

Laporan dari berbagai analis industri menunjukkan bahwa banyak perusahaan besar seperti Amazon, Microsoft, dan lainnya pernah menyebut AI dalam pengumuman PHK mereka, tetapi kemudian konteksnya berubah atau diakui sebagai bagian dari perubahan strategi yang lebih luas, bukan karena AI benar-benar mengambil alih pekerjaan.

Altman Akui AI Akan Mengubah Pasar Kerja

Meski begitu, Altman juga mengakui bahwa AI tidak sepenuhnya netral terhadap pekerjaan manusia. Teknologi ini memang berpotensi mengubah berbagai jenis pekerjaan, terutama tugas yang rutin atau berbasis komputer.

Baca Juga: Bos Google: Jangan Percaya Begitu Saja pada Jawaban AI

“Ada beberapa jenis pekerjaan yang benar-benar digantikan oleh AI," tambah Altman.

Namun dia juga mengatakan bahwa seiring perubahan teknologi, pekerjaan baru akan muncul, seperti yang terjadi pada setiap revolusi teknologi di masa lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top