TERBARU
Memuat berita terbaru...
Apple Target Jual 10 Juta iPhone Ultra, Harga Diprediksi Mulai Rp35 Jutaan
Apple membidik 10 juta penjualan iPhone Ultra atau iPhone layar lipat pertama.

Kapsultekno.com - Apple memiliki ambisi besar untuk memasuki pasar ponsel lipat. Perusahaan asal Cupertino itu disebut menargetkan penjualan hingga 10 juta unit iPhone lipat atau yang disebut dengan iPhone Ultra pada tahun pertama peluncurannya.

Target penjualan tersebut tampaknya menjadi tantangan bagi Apple mengingat harga perangkat mencapai sekitar USD2.000 (sekitar Rp35 jutaan), harga yang dianggap menjadi penghalang bagi sebagian pengguna. Harga perkiraan tersebut bahkan lebih mahal ketimbang iPhone 17 Pro Max 256 GB yang dibanderol sekitar Rp26 jutaan.

Laporan mengenai target penjualan iPhone Ultra mengutip analis rantai pasok ternama Ming-Chi Kuo, yang menyebut Apple meminta mitra perakit Foxconn untuk mempersiapkan produksi perangkat lipat pertamanya. Produksi massal diperkirakan dimulai pada 2026, dengan target pengiriman awal sekitar 8 juta hingga 10 juta unit.

Meski demikian, target tersebut dinilai cukup ambisius mengingat segmen smartphone lipat masih tergolong premium dan memiliki pangsa pasar yang relatif kecil dibandingkan smartphone konvensional.

Salah satu tantangan terbesar adalah harga. Sejumlah analis memperkirakan iPhone Ultra atau iPhone Fold akan dibanderol mulai USD2.000, bahkan ada yang memprediksi dapat mencapai USD2.400 tergantung konfigurasi penyimpanan.

Jika benar, perangkat ini akan menjadi iPhone termahal yang pernah dipasarkan Apple, dikutip dari Yahoo Finance. Meski mahal, Apple diyakini mengandalkan loyalitas pengguna iPhone serta kemampuan perusahaan dalam menghadirkan pengalaman premium untuk menarik minat konsumen.

Apple Dorong Pertumbuhan Pasar Smartphone Lipat

Masuknya Apple ke pasar foldable diperkirakan menjadi momentum penting bagi industri. Berdasarkan proyeksi IDC, pengiriman smartphone lipat global diperkirakan mencapai 20,6 juta unit pada 2025, sebelum tumbuh sekitar 30 persen pada 2026.

Kehadiran iPhone Ultra bersama perangkat lipat generasi baru dari produsen lain diprediksi menjadi pendorong utama pertumbuhan tersebut. Selama ini pasar smartphone lipat masih didominasi sejumlah vendor Android seperti Samsung, Huawei, Honor, Oppo, dan Google.

Selain harga, sejumlah rumor juga mulai mengungkap spesifikasi perangkat tersebut. iPhone Ultra diperkirakan mengusung layar lipat bergaya buku (book-style foldable), dengan fokus pada desain yang lebih tipis, lipatan layar yang minim terlihat, serta mekanisme engsel yang lebih kokoh.

Beberapa laporan juga menyebut Apple kemungkinan akan menggunakan Touch ID yang terintegrasi pada tombol daya sebagai pengganti Face ID demi menghemat ruang internal perangkat. Namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Apple mengenai spesifikasi maupun nama komersial perangkat tersebut.

Jika seluruh rencana berjalan sesuai jadwal, iPhone Ultra diperkirakan meluncur pada paruh kedua 2026.

iPhone Ultra dipastikan akan mendukung iOS 27. Bahkan, keberadaan perangkat foldable ini justru pertama kali terkonfirmasi lewat kode developer beta iOS 27 itu sendiri, di mana Apple memasukkan referensi seperti "foldState" dan "angleDegrees" yang mengarah langsung pada perangkat lipat, serta fitur pengubahan ukuran aplikasi yang dirancang untuk perangkat dengan lebih dari satu layar dan bisa membuka pada berbagai sudut.

Dari sisi software, iOS 27 sendiri diperkenalkan Apple di WWDC 2026 dengan pembaruan yang menyempurnakan desain Liquid Glass, menambah sejumlah fitur Apple Intelligence baru, dan berbagai peningkatan kualitas hidup di seluruh perangkat Apple.

Bagikan artikel ini:
Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, dukung Kapsul Tekno agar kami dapat terus menghadirkan informasi teknologi yang relevan dan bermanfaat untuk pembaca. Klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *