Kapsultekno.com - YouTube memperkuat perannya sebagai platform video sekaligus kanal pemasaran bagi brand di Indonesia. Melalui gelaran YouTube Festival Indonesia 2026, Google memperkenalkan sejumlah solusi iklan berbasis kreator yang dirancang untuk menghubungkan brand dengan konsumen dari tahap mengenal produk hingga melakukan pembelian.
Dalam siaran persnya, Google menyebut YouTube menjadi platform video yang dipercaya oleh 95% penonton di Indonesia, mengungguli TikTok, Facebook, dan Instagram. YouTube juga disebut sebagai platform video nomor satu yang paling banyak digunakan setiap hari di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, berdasarkan data Kantar April 2026.
Menurut Google, kekuatan YouTube tidak hanya berasal dari jumlah penonton, tetapi juga hubungan antara kreator dan komunitasnya. Sebanyak 90% penonton Indonesia menyatakan YouTube membantu mereka lebih yakin ketika mengambil keputusan belanja.
Veronica Utami, Country Director, Google Indonesia, mengatakan, “Kita sedang berada di era YouTube, menjangkau hampir 90% populasi online di Indonesia melalui berbagai layar, baik perangkat pribadi maupun TV di ruang keluarga. Ketika platform lain berlomba mengejar klik dalam feed yang hanya bertahan 24 jam, masyarakat Indonesia mengakses YouTube karena mereka melihat para kreator sebagai sumber informasi yang tepercaya".

"Dengan menggabungkan kekuatan storytelling kreator dengan Google AI, ekosistem YouTube menghadirkan solusi full funnel, menjangkau seluruh tahapan perjalanan konsumen, mulai dari membangun awareness hingga mendorong penjualan yang mengubah koneksi autentik dengan audiens menjadi pertumbuhan bisnis yang terukur," jelasnya.
Pendekatan tersebut juga didukung karakter konten YouTube yang dapat ditemukan dalam jangka panjang. Data internal YouTube menunjukkan sekitar 40% dari total penayangan sebuah video diperoleh setelah video tersebut berusia satu bulan. Artinya, konten kreator dan integrasi brand berpotensi terus mendapatkan engagement setelah kampanye selesai ditayangkan.
Open Call Hubungkan Brand dengan Kreator
Untuk mempertemukan brand dan kreator, YouTube memperluas kemampuan YouTube Creator Partnerships. Indonesia menjadi salah satu pasar pertama yang menguji fitur Open Call, yang memungkinkan brand membagikan brief melalui YouTube Studio dan mendapatkan ide storytelling langsung dari para kreator.
Setelah memilih konten yang sesuai, brand dapat memperluas jangkauannya melalui Creator Partnerships Boost (CPB). Solusi yang sebelumnya dikenal sebagai Partnership Ads ini memungkinkan video organik kreator digunakan sebagai iklan berbayar dengan dukungan Google AI.
YouTube juga resmi mengumumkan Shorts Series di Indonesia. Fitur ini memungkinkan kreator menyusun sejumlah video Shorts vertikal menjadi tayangan yang lebih terstruktur. Bagi brand, format tersebut membuka peluang menghadirkan kampanye secara episodik sehingga integrasi produk dapat terasa lebih natural dalam sebuah cerita.
Iklan YouTube Kini Terhubung hingga Checkout
Dari sisi perdagangan, YouTube memperkenalkan pendekatan full-funnel yang menghubungkan iklan dengan aktivitas belanja. Melalui Commerce Media Network (CMN), audiens yang melihat iklan di YouTube lewat perangkat mobile maupun Connected TV dapat diarahkan langsung ke halaman checkout di marketplace.

Brand dan marketplace juga dapat memanfaatkan data belanja secara real-time, seperti produk yang sedang dicari atau dimasukkan ke keranjang, untuk membantu menampilkan iklan yang lebih relevan kepada calon pembeli.
Google menyebut ROI YouTube di Indonesia mencapai 1,44 kali lebih tinggi dibandingkan Paid Social dan 1,51 kali lebih tinggi dibandingkan Linear TV. Sementara itu, program YouTube Shopping Affiliate telah menggandeng Shopee, Blibli, Lazada, dan Zalora. Kreator lokal juga telah menambahkan tag produk ke lebih dari 11 juta video.
Di ajang yang sama, YouTube turut mengumumkan pemenang YouTube Works Awards Southeast Asia 2026. Penghargaan tersebut diikuti lebih dari 760 submission dan memberikan apresiasi terhadap kampanye brand serta agensi yang dinilai inovatif, kreatif, dan mampu menghasilkan dampak bisnis terukur di YouTube.