Kapsultekno.com - Pembaruan Windows 11 26H2 mulai menunjukkan indikasi pengurangan penggunaan RAM pada sejumlah komputer. Beberapa pengguna melaporkan konsumsi memori berkurang hingga 1–3 GB setelah memasang pembaruan tersebut.
Meski menjanjikan performa yang lebih ringan, dampaknya belum dirasakan secara merata oleh seluruh pengguna. Laporan ini pertama kali disorot oleh TechRadar dalam artikel yang ditulis Darren Allan dan diterbitkan pada 2 Oktober 2026.
Meskipun demikian, temuan tersebut masih berdasarkan pengalaman pengguna, bukan hasil pengujian terkontrol yang membuktikan peningkatan performa secara menyeluruh.
Penggunaan RAM Windows 11 26H2 Dilaporkan Menurun
Sejumlah pengguna Reddit mengaku melihat perubahan konsumsi RAM setelah memperbarui sistem operasi mereka ke Windows 11 26H2. Salah satu pengguna melaporkan penggunaan memori saat komputer baru dinyalakan turun dari sekitar 6,9 GB menjadi 4,8–5 GB.
Pengguna tersebut menuliskan pengalamannya, “Sebelum Pembaruan [26H2], pemanfaatan On Boot RAM sekitar 6.9GB (bagus!), Dan setelah pembaruan sekitar 4.8-5GB. Saya kira ada beberapa peningkatan pemanfaatan RAM setelah semua".
Pengguna lain juga melaporkan pengurangan penggunaan memori sekitar 3 GB. Sementara itu, laporan yang dikutip Wccftech dari akun SoyITPro di platform X menunjukkan konsumsi RAM turun dari 9,1 GB menjadi 7,5 GB setelah pembaruan diterapkan.
Meski demikian, pengalaman tersebut belum bisa dijadikan patokan bahwa semua komputer akan memperoleh penghematan memori dengan jumlah serupa.
Microsoft Disebut Sedang Mengoptimalkan Penggunaan Memori
Indikasi pengurangan RAM ini sejalan dengan upaya Microsoft yang sebelumnya mengungkapkan rencana untuk membuat Windows 11 menggunakan memori lebih efisien. TechRadar menyebut Microsoft telah menyampaikan upaya tersebut pada awal Agustus 2026.
Pembaruan Windows 11 26H2 diduga menjadi salah satu pemicu hadirnya optimalisasi yang belum tersedia pada sebagian komputer. Perbaikan ini juga berpotensi berkaitan dengan peningkatan respons sejumlah komponen sistem, termasuk File Explorer.
Dalam laporan yang sama, seorang pengguna Reddit mengaku File Explorer kini merespons lebih cepat setelah memperbarui sistem. Ia menulis, “File Explorer merespons segera dan tidak butuh 5 detik seperti biasanya untuk merespons".
Selain itu, Microsoft juga dilaporkan tengah menangani persoalan penggunaan memori pada WinUI, kerangka antarmuka yang digunakan Windows 11 dan sejumlah aplikasi. Perbaikan pada bagian ini berpotensi mendukung efisiensi sistem maupun aplikasi yang memanfaatkannya.
Apakah Windows 11 26H2 Membuat PC Lebih Kencang?
Pengurangan konsumsi RAM dapat memberikan ruang lebih besar bagi aplikasi lain, terutama ketika komputer menjalankan beberapa program secara bersamaan. Pada perangkat dengan kapasitas memori terbatas, penggunaan RAM yang lebih efisien berpotensi membantu mengurangi tekanan terhadap sistem.
Namun, penggunaan RAM yang lebih rendah tidak selalu berarti performa komputer meningkat secara langsung. Kecepatan perangkat juga dipengaruhi prosesor, penyimpanan, aplikasi yang berjalan, serta beban kerja pengguna.
TechRadar juga mencatat bahwa sejumlah pengguna Windows 11 26H2 tidak melihat perubahan berarti pada konsumsi RAM mereka. Pengguna dengan kapasitas memori 8 GB pun belum tentu memperoleh penghematan sebesar mereka yang menggunakan RAM lebih besar.
Karena itu, pengguna sebaiknya tidak langsung mengharapkan peningkatan performa yang signifikan hanya dengan memasang pembaruan ini. Pengujian lebih luas masih diperlukan untuk memastikan seberapa konsisten manfaatnya pada berbagai konfigurasi komputer.
