Kapsultekno.com - OpenAI memperkenalkan Dots, agen kecerdasan buatan (AI) yang dirancang selalu aktif membantu pengguna menyelesaikan pekerjaan secara mandiri, dengan tampilan karakter unik dan ramah.
Dots diperkenalkan CEO OpenAI Sam Altman dalam acara DevDay 2026 di San Francisco, Amerika Serikat, 29 September 2026. Berbeda dari chatbot yang menunggu perintah, Dots dirancang untuk mengerjakan tugas secara proaktif dan terus berjalan di latar belakang.
“Ini seperti pembantu AI yang selalu mendukung Anda, terinspirasi oleh versi keren dari apa yang kita semua tonton di film saat tumbuh dewasa," kata Sam Altman, CEO OpenAI, dalam keynote DevDay 2026, seperti diberitakan Cbsnews.
Agen ini dapat membantu berbagai pekerjaan, mulai dari menjadwalkan pertemuan, merencanakan perjalanan, mengelola tugas hingga membantu pekerjaan pemrograman. Dots juga dapat berinteraksi melalui ChatGPT, Slack, dan Microsoft Teams.
Setiap Dot Punya Karakter Sendiri
Salah satu hal yang membuat Dots berbeda adalah pendekatan visualnya. OpenAI tidak hanya menghadirkan ikon AI biasa, tetapi memberikan karakter berbentuk seperti maskot yang dapat diberi nama dan disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Menurut laporan Mashable, desain tersebut hadir dalam bentuk karakter yang menyerupai makhluk animasi, termasuk figur katak, hati berkacamata, dan awan. Pendekatan ini membuat agen AI terasa lebih seperti asisten digital dengan kepribadian dibandingkan sekadar perangkat lunak.
Dots juga dirancang menggunakan model GPT-6 Astra dan dapat menjalankan pekerjaan pada komputer serta browser berbasis cloud. OpenAI menyebut agen tersebut dapat menangani beberapa pekerjaan secara berkelanjutan tanpa pengguna harus mengawasi setiap langkahnya.
Bisa Dipakai untuk Pekerjaan Kreatif
Kemampuan Dots tidak terbatas pada pekerjaan administratif. OpenAI mencontohkan penggunaan untuk pengembangan perangkat lunak, riset, hingga pembuatan konten.

Bagi kreator konten, misalnya, agen dapat membantu membaca transkrip wawancara dan menemukan bagian yang berpotensi dijadikan klip. Sementara pengembang dapat memanfaatkannya untuk memantau masukan pengguna, mengidentifikasi perbaikan kecil, kemudian mengembangkan dan menguji perubahan tersebut sebelum meminta persetujuan manusia.
Peluncuran Dots juga terjadi ketika industri teknologi semakin mendorong konsep AI agent, yakni AI yang tidak hanya menghasilkan jawaban tetapi mampu menjalankan rangkaian tindakan untuk mencapai tujuan tertentu. OpenAI sebelumnya memperkenalkan Agents API pada September 2026 untuk membantu pengembang membuat agen cloud yang dapat menjalankan pekerjaan jangka panjang.