TERBARU
Memuat berita terbaru...
Vivo X500 Pro dan X500 Pro Max Jadi Smartphone Pertama dengan Dimensity 9600 Pro
vivo X500 Pro dan Pro Max resmi meluncur sebagai smartphone pertama dengan chipset MediaTek Dimensity 9600 Pro.

Kapsultekno.com - Vivo X500 Pro dan X500 Pro Max resmi menjadi smartphone pertama yang menggunakan chipset flagship terbaru MediaTek, Dimensity 9600 Pro. Keduanya diperkenalkan di China pada 21 September 2026 dengan fokus utama pada performa, fotografi, dan kemampuan videografi.

Sebelumnya, MediaTek memperkenalkan Dimensity 9600 Pro sebagai chipset smartphone pertama yang dibuat menggunakan proses fabrikasi 2 nanometer. Chip tersebut memiliki CPU delapan inti dengan kecepatan hingga 4,55 GHz dan dirancang untuk perangkat flagship.

Vivo X500 Pro dan X500 Pro Max sama-sama mengandalkan Dimensity 9600 Pro. Berdasarkan spesifikasi resmi vivo, chipset tersebut menggunakan konfigurasi CPU 2+3+3 dengan dua inti berperforma tinggi, tiga inti performa, dan tiga inti efisiensi.

Vivo mengklaim chipset ini mampu meningkatkan performa single-core hingga 17 persen dan performa GPU hingga 27 persen. Pada beban GPU maksimum, konsumsi daya juga diklaim turun hingga 24 persen.

Untuk pemrosesan AI, NPU 1090 menawarkan peningkatan efisiensi hingga 58,2 persen, sementara performa untuk model bahasa 3 miliar parameter meningkat hingga 51 persen.

Penggunaan chipset tersebut juga membawa kemampuan perekaman video hingga 4K 240fps, terutama untuk menghasilkan video slow-motion dengan detail tinggi. X500 Pro Max turut mendukung perekaman 10-bit Log dan berbagai fitur video sinematik, seperti diberitakan The Verge.

Kamera Jadi Fokus Utama

Vivo X500 Pro Max menjadi model tertinggi dengan konfigurasi kamera yang lebih agresif. Smartphone ini membawa kamera utama 50 MP dengan sensor Sony Lytia L910 berukuran 1/1,28 inci serta teknologi LOFIC yang diklaim mampu menghasilkan dynamic range hingga 17EV.

Kamera telefoto periskopnya menggunakan sensor 200 MP dan mendukung stabilisasi CIPA 7.0. vivo juga menyediakan dukungan aksesori teleconverter yang dapat memperluas kemampuan telefoto hingga ekuivalen 400 mm.

Sementara itu, X500 Pro memiliki bodi yang lebih ringkas dengan layar 6,36 inci. Ponsel ini tetap membawa kamera utama 50 MP, telefoto 64 MP, serta ultrawide 50 MP.

Layar dan Baterai Berkapasitas Besar

Vivo X500 Pro Max menggunakan layar 2K berukuran 6,85 inci dengan refresh rate hingga 144Hz. Sementara X500 Pro hadir dengan layar 6,36 inci dan refresh rate hingga 144Hz.

Untuk daya, X500 Pro dibekali baterai 6.510 mAh dengan pengisian kabel 90W dan nirkabel 40W. X500 Pro Max memiliki baterai hingga 8.000 mAh, menjadikannya salah satu smartphone flagship dengan kapasitas baterai besar.

Kedua smartphone menjalankan OriginOS 7 dan dipasarkan di China mulai September 2026. Harga resmi X500 Pro dimulai dari 6.499 yuan atau sekitar Rp17,3 juta, sedangkan X500 Pro Max mulai 6.999 yuan atau sekitar Rp18,6 juta. Harga tersebut merupakan konversi dan bukan harga resmi Indonesia.

Hingga saat ini, informasi mengenai harga dan jadwal pemasaran resmi Vivo X500 Pro serta X500 Pro Max untuk Indonesia belum diumumkan.

Bagikan artikel ini:
Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, dukung Kapsul Tekno agar kami dapat terus menghadirkan informasi teknologi yang relevan dan bermanfaat untuk pembaca. Klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *