Kapsultekno.com - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan generasi terbaru ponsel lipatnya, Galaxy Z Fold 8. Menjelang peluncurannya, sebuah bocoran terbaru mengungkap peningkatan penting pada sektor baterai yang berpotensi memperpanjang daya tahan perangkat tersebut.
Laporan terbaru menyebutkan bahwa Galaxy Z Fold 8 kemungkinan akan dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh. Informasi ini berasal dari laporan GalaxyClub yang mengungkap detail awal mengenai perangkat foldable tersebut, dikutip SamMobile.
Jika bocoran ini akurat, kapasitas tersebut meningkat sekitar 13 persen dibanding Galaxy Z Fold 7 yang memiliki baterai 4.400 mAh. Peningkatan ini juga menjadikan Galaxy Z Fold 8 sebagai perangkat dengan baterai terbesar dalam lini Galaxy Z Fold sejauh ini, meskipun masih lebih kecil dibanding ponsel konsep lipat tiga Samsung yang memiliki baterai 5.600 mAh.
Baca Juga: Perbandingan Galaxy S26 Ultra vs iPhone 17 Pro Max, Duel Flagship Android dan iOS
Galaxy Z Fold 8 Bawa Layar Cover OLED
Selain kapasitas baterai yang lebih besar, Galaxy Z Fold 8 juga diperkirakan membawa sejumlah peningkatan spesifikasi lainnya. Perangkat ini disebut akan memiliki layar cover OLED berukuran sekitar 6,5 inci serta layar lipat utama 8 inci dengan desain yang diklaim minim lipatan.
Dari sisi performa, smartphone ini kemungkinan ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, dipadukan dengan minimal 12GB RAM dan penyimpanan 256GB. Perangkat ini juga diperkirakan menjadi salah satu yang pertama menjalankan Android 17 dengan One UI 9.
Baca Juga: Samsung Dorong Era Baru AI Phone yang Lebih Personal Lewat Galaxy S26 Series
Hingga saat ini belum ada informasi pasti mengenai peningkatan teknologi pengisian daya. Selama beberapa generasi, seri Galaxy Z Fold masih dibatasi pada pengisian cepat 25W, meski ada kemungkinan Samsung meningkatkan teknologi ini menjadi 45W atau bahkan 60W, mengikuti tren pada flagship terbaru mereka.
Samsung sendiri diperkirakan akan memperkenalkan Galaxy Z Fold 8 bersama beberapa perangkat foldable lain pada pertengahan 2026, meski perusahaan belum mengonfirmasi jadwal resmi peluncurannya.
