Kapsultekno.com - Living Lab Ventures (LLV), corporate venture capital milik Sinar Mas Land, membuka peluang bagi perusahaan teknologi global untuk menguji sekaligus mengomersialisasikan inovasinya di Indonesia melalui platform co-innovation InnoLab.
Inisiatif tersebut dirancang guna membantu perusahaan mengembangkan proof-of-concept (PoC) dalam ekosistem terintegrasi, sekaligus mempercepat proses menuju kesiapan pasar.
Platform Uji Teknologi hingga Komersialisasi
InnoLab tidak hanya berfungsi sebagai forum kolaborasi, tetapi juga sebagai execution platform yang menyediakan jalur jelas dari eksplorasi teknologi hingga komersialisasi. Melalui platform ini, perusahaan global dapat mengakses ekosistem startup dan mitra industri yang telah terkurasi, serta melakukan business matching sesuai kebutuhan strategis dan operasional.

Baca Juga: 3 Rekomendasi Laptop Bisnis Terbaik dengan Teknologi AI di 2026
Selain itu, InnoLab memungkinkan pengembangan PoC dalam skala kota, sehingga solusi teknologi dapat diuji dalam kondisi penggunaan nyata. Pendekatan ini memberi perusahaan kesempatan untuk mengukur kesiapan pasar sebelum ekspansi lebih luas, sekaligus memperoleh dukungan implementasi langsung dalam ekosistem Sinar Mas Land.
“Kami melihat banyak perusahaan global memiliki teknologi yang sangat matang, namun membutuhkan platform yang tepat untuk melakukan lokalisasi dan validasi pasar. InnoLab menghadirkan kerangka kerja terstruktur yang memungkinkan proses tersebut berjalan cepat, terukur, dan berbasis kebutuhan industri," kata Bayu Seto, Partner at Living Lab Ventures melalui keterangan resminya.
Pihaknya membuka kesempatan bagi perusahaan dari berbagai negara yang ingin menguji dan mengembangkan teknologinya di Indonesia.
Kolaborasi Global dan Potensi Pasar Indonesia
Salah satu perusahaan global yang telah memanfaatkan InnoLab adalah Nitto Denko Asia Technical Centre. Kolaborasi ini menjadi contoh bagaimana perusahaan dapat mengeksplorasi implementasi teknologi sekaligus mengembangkan PoC di Indonesia.
“Melalui InnoLab, kami memperoleh dukungan yang sangat kuat dalam hal networking, pengembangan bisnis, serta pembangunan ekosistem, dan kami sudah mulai melihat progres nyata dari berbagai inisiatif PoC yang dijalankan," kata Ryota Masuda, President at Nitto Denko Asia Technical Centre.

Baca Juga: Mengenal 5G FWA, Teknologi Internet Cepat Tanpa Kabel untuk Rumah dan Bisnis
Menurutnya, dengan populasi yang besar dan keterbukaan terhadap ide-ide baru, Indonesia menawarkan lingkungan yang sangat menarik untuk menciptakan bisnis baru sekaligus mempercepat implementasinya.
"Kami juga sangat mengapresiasi upaya transformasi digital yang dilakukan oleh Sinar Mas Land, dan berharap kolaborasi dengan InnoLab dapat semakin mempercepat proses validasi hingga komersialisasi di pasar Indonesia," tambahnya.
BSD City sebagai Living Laboratory
Keunggulan InnoLab terletak pada integrasinya dengan BSD City, mega township seluas 6.000 hektare dengan populasi lebih dari 500.000 jiwa. Kawasan ini mencakup berbagai kategori teknologi, mulai dari advanced materials & construction solutions, smart infrastructure & building systems, hingga environmental & sustainability technology dan urban solutions.
“BSD City kami kembangkan sebagai living laboratory yang memungkinkan inovasi diuji dalam skala nyata. Dengan ekosistem residensial, komersial, pendidikan, hingga kawasan industri yang terintegrasi, kami dapat memfasilitasi berbagai skema PoC secara langsung. Kami mengundang perusahaan global yang ingin menjadikan Indonesia sebagai pasar strategis untuk memanfaatkan InnoLab dan BSD City sebagai platform validasi dan komersialisasi teknologi," jelas Mulyawan Gani, CEO of Digital Business Sinar Mas Land.
Baca Juga: OneSmartServices Dorong Transformasi Digital Kawasan Ekonomi Khusus di Indonesia
Melalui pendekatan terbuka dan berbasis kebutuhan industri, LLV menargetkan InnoLab menjadi platform strategis bagi perusahaan global untuk mempercepat transisi dari tahap inovasi menuju implementasi nyata di pasar Indonesia.