☕ Support Us
Advertise here · www.kapsultekno.com
Port of Jumanah Resmi Meluncur, Kolaborasi Agate dan Red Dunes Games Hadir di PC dan PS5
Port of Jumanah resmi meluncur di PC dan PS5, menghadirkan game aksi roguelite hasil kolaborasi Agate dan Red Dunes Games.

Kapsultekno.com - Studio game Indonesia, Agate berkolaborasi dengan pengembang asal Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Red Dunes Games, meluncurkan Port of Jumanah secara global.

Game bergenre aksi roguelite tersebut kini tersedia untuk PC melalui Steam dan Epic Games Store, serta PlayStation 5 (PS5) melalui PlayStation Store.

Port of Jumanah menjadi bagian dari kerja sama yang lebih luas antara Agate dan Red Dunes Games. Keduanya diketahui mengembangkan tiga proyek game secara bersama-sama, dengan dua proyek lainnya direncanakan meluncur pada 2027.

Proyek Port of Jumanah dikembangkan selama sekitar 18 bulan dengan melibatkan tim inti tidak lebih dari 20 orang. Proses pengembangannya mempertemukan talenta dari Abu Dhabi dan studio game asal Bandung ini, sekaligus menggabungkan konteks budaya kawasan Teluk Arab dengan pengalaman produksi game dari Indonesia.

Agate menyebut lebih dari 60 talenta Indonesia turut terlibat dalam berbagai aspek produksi, mulai dari desain, programming, art, audio, quality assurance (QA), hingga marketing.

Mengangkat Tradisi Penyelaman Mutiara

Salah satu aspek yang menjadi identitas Port of Jumanah adalah latar budayanya. Game ini terinspirasi dari tradisi penyelaman mutiara di kawasan Teluk Arab yang memiliki sejarah panjang hingga lebih dari 7.000 tahun.

Unsur sejarah tersebut tidak hanya digunakan sebagai latar cerita. Agate dan Red Dunes Games menerjemahkannya ke dalam lingkungan permainan, karakter, narasi, serta mekanik yang menjadi bagian dari pengalaman bermain.

Pemain berperan sebagai Mansour, seorang penyelam yang mencari mutiara di bawah laut. Dalam perjalanannya, Mansour harus menghadapi berbagai makhluk laut, mengumpulkan sumber daya, meningkatkan perlengkapan, dan perlahan memulihkan kondisi Pelabuhan Jumanah.

Selain eksplorasi dan pertarungan, game ini juga memasukkan unsur pengelolaan sumber daya serta perkembangan cerita. Setiap ekspedisi dirancang dengan kondisi yang dapat berubah sehingga perjalanan pemain tidak selalu berlangsung dengan pola yang sama.

“Kami ingin memadukan eksplorasi, pertarungan, dan perkembangan cerita dalam satu perjalanan yang utuh,” ujar Shandhi Sayogo, Game Director di Agate melalui keterangan resminya.

“Setiap ekspedisi dirancang dengan kondisi yang berbeda, sementara perkembangan pelabuhan membantu pemain memahami perjalanan Mansour dan dunia Jumanah secara bertahap," tambahnya.

Setiap Ekspedisi Menawarkan Tantangan Berbeda

Dalam setiap ekspedisi, pemain akan menjelajahi wilayah laut dengan lingkungan dan spesies yang berbeda. Hasil penyelaman dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perlengkapan, merekrut kru, membuka kemampuan baru, serta membantu memulihkan Pelabuhan Jumanah.

Perkembangan pelabuhan juga membuka karakter, fasilitas, dan pilihan baru yang dapat memengaruhi perjalanan berikutnya. Sistem tersebut membuat aktivitas di pelabuhan menjadi bagian dari perkembangan permainan, bukan sekadar tempat persinggahan.

Port of Jumanah juga memadukan dunia penuh warna dengan dialog bernuansa humor. Elemen komedi tersebut dikembangkan melalui kolaborasi kedua studio dan menjadi kontras dengan berbagai bahaya yang dihadapi Mansour di bawah laut.

Pemain dapat mengikuti alur permainan sesuai tempo masing-masing. Sementara itu, tantangan dan achievement disediakan bagi pemain yang ingin mengeksplorasi konten game secara lebih menyeluruh.

Demo Ditonton Lebih dari 100.000 Kali

Sebelum peluncuran global, Port of Jumanah telah diperkenalkan melalui versi demo sejak Mei 2026. Kehadiran demo tersebut turut membantu memperkenalkan game kepada komunitas pemain di berbagai negara.

Menurut Agate dan Red Dunes Games, demo Port of Jumanah mendapat liputan lebih dari 100 kreator konten yang berasal dari lebih dari 18 negara.

Para kreator tersebut berasal dari sejumlah pasar, termasuk Amerika Serikat, Brasil, Rusia, Spanyol, Prancis, Portugal, Ukraina, Korea Selatan, dan Polandia.

Konten yang dibuat para kreator menghasilkan lebih dari 100.000 penayangan di berbagai platform, termasuk Twitch, YouTube, TikTok, dan Instagram.

Harga Port of Jumanah di Indonesia

Port of Jumanah diterbitkan oleh Red Dunes Games dan kini tersedia secara global untuk PC dan PS5.

Untuk pasar Indonesia, game ini ditawarkan dengan harga Rp154.290, dengan diskon peluncuran 15 persen. Game ini juga mendukung sejumlah bahasa untuk menjangkau pemain internasional.

Bahasa yang tersedia mencakup Indonesia, Arab, Spanyol, Jepang, Jerman, Prancis, Portugis Brasil, Mandarin, Rusia, dan Inggris.

Kolaborasi Agate dan Red Dunes Games melalui Port of Jumanah sekaligus menunjukkan bagaimana pengembang Indonesia dapat terlibat dalam produksi game yang membawa unsur budaya regional ke pasar global.

Bagikan artikel ini:
Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, dukung Kapsul Tekno agar kami dapat terus menghadirkan informasi teknologi yang relevan dan bermanfaat untuk pembaca. Klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *