Kapsultekno.com - Kurma menjadi buah yang umumnya banyak beredar dan dijual saat Ramadan. Buah yang berasal dari negara Timur Tengah ini sering dikonsumsi terutama saat bulan suci umat Islam (Ramadan), dan memiliki banyak kandungan manfaat bagi kesehatan.
Anjuran Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ialah berbuka puasa dengan kurma. "Dari Anas bin Malik, ia berkata: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka puasa sebelum shalat dengan ruthab (kurma basah), jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering), dan jika tidak ada tamr, beliau meminum seteguk air", mengutip Almanhaj.
Selain mengikuti sunnah Nabi ketika berbuka puasa dengan kurma, banyak orang ingin mengambil khasiat dari mengonsumsi kurma. Diambil dari berbagai sumber, berikut ini beberapa manfaat kurma yang perlu kamu ketahui.
1. Sumber energi cepat setelah seharian berpuasa
Kurma kaya akan gula alami seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa, yang cepat diserap tubuh sebagai sumber energi segera setelah berbuka puasa, sangat berguna untuk mengembalikan stamina setelah jam-jam tanpa makan atau minum.
Baca Juga: Studi Oxford Ungkap Bahaya Chatbot AI untuk Konsultasi Medis
2. Membantu menjaga kadar gula darah stabil
Meskipun rasanya manis, kurma memiliki indeks glikemik relatif rendah dan serat yang dapat membantu mengatur lonjakan gula darah, sehingga lebih aman dibandingkan gula olahan ketika berbuka puasa.

3. Melancarkan pencernaan berkat serat alami
Kurma mengandung serat pangan yang tinggi, yang dapat mendukung fungsi usus, membantu mencegah sembelit, serta memperlancar sistem pencernaan selama Ramadan.
4. Menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh
Buah kurma mengandung kalium, magnesium, dan mineral lain yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mendukung fungsi otot serta saraf, penting ketika tubuh baru saja kehilangan cairan selama puasa.
Baca Juga: Merokok dan Vape Sekaligus? Ini Dampaknya bagi Kesehatan Jantung
5. Kesehatan jantung dan antioksidan
Kurma juga mengandung antioksidan seperti flavonoid dan fenolik serta mineral seperti potasium yang berperan dalam kesehatan jantung dan dapat membantu menurunkan risiko peradangan atau gangguan kardiovaskular.