Kapsultekno.com – WhatsApp mulai membatasi proses login pada sejumlah perangkat Android dan iPhone yang menjalankan sistem operasi usang. Pengguna yang terdampak harus memperbarui perangkat lunak sebelum dapat kembali mengakses akun mereka.
Mengutip laporan GHacks yang terbit pada 12 Oktober 2026, kebijakan ini diterapkan melalui pembaruan dari sisi server (server-side update). Artinya, pembatasan tersebut tidak bergantung pada versi aplikasi WhatsApp yang terpasang di ponsel.
Pengguna yang terdampak akan melihat peringatan ketika mencoba masuk ke akun WhatsApp. Mereka diminta membuka pengaturan perangkat dan memasang pembaruan sistem operasi terbaru yang tersedia.
Setelah proses pembaruan selesai, pengguna dapat mencoba membuka WhatsApp kembali dan menyelesaikan proses login. Selama persyaratan tersebut belum terpenuhi, pengguna yang terkena pembatasan tidak dapat melewati peringatan untuk melanjutkan akses.
Kebijakan ini berbeda dari kewajiban memperbarui aplikasi WhatsApp melalui Google Play Store atau Apple App Store. Meskipun aplikasi sudah menggunakan versi terbaru, perangkat tetap berpotensi mengalami kendala apabila sistem operasi yang dijalankan tidak memenuhi persyaratan keamanan.
Syarat Minimum Android dan iOS untuk WhatsApp
WhatsApp memiliki persyaratan minimum sistem operasi agar aplikasinya tetap dapat digunakan. Berdasarkan Pusat Bantuan resmi WhatsApp, berikut persyaratan sistem operasi yang perlu diperhatikan pengguna per Oktober 2026:
- Android: Android 6.0 atau lebih baru.
- iPhone/iOS: iOS 15.1 atau lebih baru.
Mulai 30 November 2026, WhatsApp juga menetapkan syarat iPhone harus menggunakan iOS 15.5 atau versi yang lebih baru.
Persyaratan Android tersebut membuat perangkat yang hanya mendukung Android 5.0 atau Android 5.1 tidak lagi memenuhi standar minimum WhatsApp. Sementara itu, pengguna iPhone perlu memperhatikan perubahan persyaratan iOS yang dijadwalkan berlaku pada akhir November 2026.
Mengapa WhatsApp Membatasi HP dengan OS Lawas?
Salah satu alasan penting untuk mempertahankan sistem operasi terbaru adalah keamanan. Perangkat yang tidak lagi menerima pembaruan keamanan berpotensi memiliki celah yang dapat dimanfaatkan pelaku kejahatan siber.
Celah tersebut bisa digunakan untuk memasang perangkat lunak berbahaya, mengakses informasi pribadi, atau mengambil alih fungsi tertentu pada perangkat. Risiko ini tidak hanya berkaitan dengan aplikasi pesan, tetapi juga data lain yang tersimpan di ponsel.
WhatsApp memang menggunakan enkripsi end-to-end untuk melindungi pesan selama komunikasi. Namun, enkripsi tidak otomatis melindungi data apabila perangkat sudah terinfeksi malware yang mampu mengakses informasi sebelum atau setelah pesan dienkripsi.
Karena itu, pembaruan sistem operasi menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga keamanan akun dan data pengguna.
Cara Mengecek dan Memperbarui Sistem Operasi HP
Pengguna Android dapat membuka Pengaturan atau Settings, kemudian masuk ke menu Tentang Ponsel atau About Phone untuk memeriksa versi Android yang digunakan. Selanjutnya, cari menu pembaruan perangkat lunak atau Software Update.
Sementara itu, pengguna iPhone dapat membuka Settings > General > About untuk memeriksa versi iOS. Untuk mencari pembaruan, masuk ke Settings > General > Software Update.
Jika pembaruan tersedia, pengguna disarankan mencadangkan data penting terlebih dahulu, memastikan baterai mencukupi, dan menggunakan koneksi internet yang stabil sebelum memasang pembaruan.
Apabila perangkat sudah tidak mendapatkan pembaruan ke versi yang memenuhi persyaratan WhatsApp, pengguna mungkin perlu beralih ke ponsel yang lebih baru dan masih didukung.
