Space Available (975x90)
Space Available (350x50)
Qualcomm Ungkap Snapdragon X2 Plus hingga Inisiatif Robot Humanoid di CES 2026
Qualcomm memperkenalkan Snapdragon X2 Plus dan inisiatif robot humanoid di CES 2026 sebagai strategi memperkuat ekosistem AI.

Kapsultekno.com - Qualcomm mengumumkan peluncuran chip PC terbaru, Qualcomm Snapdragon X2 Plus di event Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas. Seri baru ini menambah portofolio Qualcomm selain Snapdragon X2 Elite dan Snapdragon X2 Elite Extreme yang telah diumumkan sebelumnya.

Qualcomm memperkenalkan chip PC baru itu yang dirancang untuk memperkuat performa perangkat komputasi modern dengan dukungan kemampuan AI terintegrasi. Chip ini diharapkan bersaing di segmen PC berbasis AI.

Inisiatif ini mencerminkan strategi Qualcomm yang semakin agresif dalam menghadirkan solusi chip tidak hanya untuk ponsel dan perangkat konsumer, tetapi juga perangkat komputasi canggih yang mengandalkan pemrosesan AI tingkat lanjut.

Pengembang teknologi chip tersebut melaporkan total pendapatan sebesar USD44,3 miliar pada tahun 2025. Dari jumlah tersebut, USD38,4 miliar berasal dari bisnis QCT-nya, yang mencakup penjualan terkait chip untuk ponsel pintar, PC, dan mobil, dikutip dari Yahoo Finance.

Baca Juga: Robot LG CLOiD dengan Chip AI Bantu Pekerjaan Rumah, Tampil di CES 2026

Menurut Qualcomm, Snapdragon X2 Plus akan tersedia dengan CPU enam inti atau 10 inti dan memberikan kinerja puncak hingga 35% lebih cepat dibandingkan generasi Plus sebelumnya dan membutuhkan daya 43% lebih sedikit.

Perusahaan ini juga menggembar-gemborkan daya tahan baterai chip yang mampu bertahan hingga beberapa hari dan unit pemrosesan neural (NPU) bawaan, yang menurut Qualcomm memiliki kinerja hingga 80 triliun operasi per detik (TOPS). TOPS adalah ukuran umum seberapa baik suatu perangkat dapat menjalankan aplikasi AI.

Inisiatif Robotik Humanoid dan Ekosistem AI

Selain chip PC, Qualcomm mengumumkan langkah strategisnya memasuki ranah robotik humanoid. Perusahaan percaya pasar untuk AI fisik atau robot akan bernilai hingga USD1 triliun pada tahun 2040.

Oleh karena itu, Qualcomm mengumumkan chip Dragonwing IQ10 baru untuk sistem AI fisik, mulai dari robot industri hingga robot humanoid.

Qualcomm bukanlah satu-satunya perusahaan yang ingin membuat gebrakan di industri robotika. Nvidia, Intel, AMD, dan sejumlah pembuat chip lainnya bertujuan untuk menjadi perusahaan andalan untuk AI fisik seiring teknologi ini terus berkembang dalam beberapa tahun mendatang.

Baca Juga: UBTECH Pamer Robot Humanoid Walker S2 yang Lincah Bermain Tenis

Teknologi ini akan mendukung robot dari tingkat rumah tangga hingga robot humanoid ukuran penuh dengan kemampuan navigasi, manipulasi, dan interaksi kompleks.

Platform robotik yang diperkenalkan Qualcomm dirancang untuk menjadi fondasi bagi pengembang dan produsen dalam menciptakan generasi robot cerdas berikutnya. Inisiatif ini juga memperkuat peran perusahaan di tengah persaingan yang semakin ketat dalam teknologi robotik global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top