Kapsultekno.com - Advanced Micro Devices (AMD)bersiap meningkatkan pasokan chip secara signifikan pada 2027 seiring melonjaknya kebutuhan komputasi untuk kecerdasan buatan (AI). CEO AMD Lisa Su mengatakan perusahaan telah meningkatkan pasokan sepanjang 2026, tetapi permintaan masih jauh lebih tinggi dari kapasitas yang tersedia.
Dalam pertemuan dengan wartawan di Taipei, Taiwan, Selasa (6/10/2026), Lisa Su menegaskan AMD akan memperbesar pasokan pada tahun depan. “Kami telah mampu meningkatkan pasokan kami seiring dengan perjalanan kami pada tahun 2026, dan kami akan meningkatkan pasokan kami secara substansial pada tahun 2027," ujar Lisa Su, CEO AMD, seperti dikutip Reuters.
Lonjakan tersebut berkaitan erat dengan pertumbuhan penggunaan AI, terutama kebutuhan pusat data yang menjalankan pelatihan dan inferensi model AI. AMD saat ini menjadi salah satu pesaing utama Nvidia di pasar akselerator AI dan terus memperluas bisnis chip untuk pusat data.
Menurut Su, AMD membutuhkan tambahan kapasitas produksi wafer canggih untuk memenuhi permintaan beberapa tahun ke depan. “Ada permintaan yang sangat, sangat tinggi untuk beberapa tahun ke depan,” kata Su.

AMD Perkuat Rantai Pasokan di Taiwan dan Korea Selatan
Kunjungan Su ke Taiwan dilakukan untuk memastikan mitra manufaktur AMD mampu meningkatkan produksi CPU dan GPU. Ia telah bertemu Foxconn dan dijadwalkan bertemu Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC), perusahaan yang menjadi salah satu mitra penting AMD dalam produksi chip.
AMD juga berupaya mengamankan pasokan memori untuk mendukung ekspansi produknya. Su dijadwalkan bertemu perusahaan memori di Korea Selatan, termasuk Samsung dan SK Hynix. Komponen memori menjadi semakin penting karena akselerator AI membutuhkan kapasitas dan bandwidth memori yang besar.
Persoalan AMD bukan hanya kemampuan memproduksi chip, tetapi juga ketersediaan seluruh komponen dalam rantai pasokan. Industri semikonduktor saat ini menghadapi tekanan besar akibat investasi pusat data AI yang agresif.
Kondisi tersebut juga berdampak pada memori berbandwidth tinggi atau HBM yang digunakan dalam akselerator AI. Sejumlah proyeksi sebelumnya memperkirakan pasokan HBM pada akhir 2027 masih belum mampu memenuhi seluruh permintaan industri.
AMD sendiri telah melihat permintaan terhadap produk AI generasi berikutnya melampaui perkiraan awal. Dalam laporan kinerja perusahaan, Lisa Su mengatakan proyeksi pelanggan untuk produk seperti MI450 dan sistem Helios berada di atas rencana awal AMD untuk 2027.
Langkah AMD memperbesar produksi menjadi sinyal bahwa persaingan chip AI tidak hanya ditentukan oleh performa produk, tetapi juga kemampuan perusahaan menyediakan pasokan dalam jumlah besar.
Jika permintaan terus tumbuh lebih cepat dibanding kapasitas manufaktur, keterbatasan chip dan memori kemungkinan masih menjadi tantangan industri hingga beberapa tahun mendatang.
