Kapsultekno.com – NVIDIA membantah rumor yang menyebut GeForce RTX 5090 telah dihentikan produksinya. Perusahaan menegaskan bahwa kartu grafis flagship untuk gaming tersebut masih menjadi bagian penting dari lini produknya dan akan terus dikirimkan ke pasar.
Meski demikian, pasokan yang terbatas membuat gamer masih kesulitan mendapatkan GPU kelas atas ini dengan harga normal. Rumor penghentian produksi RTX 5090 mencuat setelah kartu grafis tersebut menghilang dari sejumlah toko daring dan kanal penjualan resmi NVIDIA.
Situasi ini memicu spekulasi bahwa perusahaan mulai mengalihkan kapasitas produksi chip untuk memenuhi permintaan perangkat keras kecerdasan buatan (AI) dan GPU profesional yang memiliki nilai bisnis tinggi.
NVIDIA Tegaskan RTX 5090 Masih Dipasarkan
Jeff Fisher, Senior Vice President of Personal Computing NVIDIA, membantah kabar penghentian produksi tersebut ketika berbicara kepada media di Taiwan pada 16 Oktober 2026. Ia hadir dalam acara peluncuran RTX Spark dan menegaskan bahwa RTX 5090 belum memasuki tahap akhir masa produk atau End of Life (EOL).
Dikutip dari laporan Central News Agency (CNA) Taiwan, Fisher menyebut RTX 5090 sebagai produk inti yang penting bagi NVIDIA. Ia juga menegaskan bahwa perusahaan akan terus memasok kartu grafis tersebut meskipun menghadapi kendala produksi.
Pernyataan itu sekaligus meredakan kekhawatiran gamer yang sebelumnya menduga NVIDIA akan menghentikan lini GPU gaming terkuatnya untuk mengutamakan bisnis AI. Namun, bantahan tersebut belum berarti stok RTX 5090 akan langsung tersedia secara luas di pasaran.
Pasokan Terbatas Jadi Tantangan bagi Gamer
Fisher mengakui bahwa NVIDIA menghadapi keterbatasan kapasitas rantai pasokan. Menurutnya, perusahaan sedang berupaya agar produk tersebut tetap dapat menjangkau pasar. Artinya, RTX 5090 masih dipertahankan dalam lini produk NVIDIA, tetapi jumlah unit yang tersedia belum tentu mampu memenuhi permintaan konsumen.
Masalah kelangkaan ini juga terlihat dari perubahan status produk di sejumlah peritel. Laporan Neowin menyebut RTX 5090 menghilang dari beberapa kanal penjualan, sementara sejumlah toko di Amerika Serikat dilaporkan tidak lagi mencantumkan beberapa modelnya sebagai produk yang tersedia.
Situasi tersebut membuat harga jual di pasar sekunder maupun marketplace dapat melonjak jauh di atas harga eceran yang disarankan. NVIDIA sebelumnya menetapkan harga awal RTX 5090 sebesar US$1.999. Namun, harga aktual dapat berbeda signifikan tergantung wilayah, ketersediaan stok, model kartu, dan kebijakan penjual.
Produksi Chip AI Ikut Jadi Sorotan
Salah satu alasan yang memicu rumor penghentian RTX 5090 adalah dugaan pengalihan chip GB202, yang digunakan GPU tersebut, untuk kebutuhan produk profesional dan komputasi AI. Segmen ini menjadi bisnis penting NVIDIA seiring meningkatnya kebutuhan infrastruktur kecerdasan buatan.
GPU profesional seperti seri RTX PRO juga menggunakan teknologi Blackwell untuk kebutuhan komputasi dan pekerjaan grafis tingkat lanjut. Karena permintaan dari berbagai segmen bersaing mendapatkan kapasitas produksi, ketersediaan GPU gaming kelas atas dapat terdampak.
Meski demikian, dugaan pengalihan kapasitas produksi bukan bukti bahwa RTX 5090 telah dihentikan. Pernyataan Fisher menegaskan bahwa NVIDIA masih berkomitmen memasok produk tersebut. Belum ada kepastian kapan pasokan akan kembali normal atau apakah ketersediaannya akan meningkat secara signifikan dalam waktu dekat.
