Advertise here · www.kapsultekno.com
Advertise here · www.kapsultekno.com
iPhone Layar Lipat Generasi Pertama Usung Baterai 5.800 mAh?
Bocoran informasi menyebutkan bahwa Apple sedang menguji baterai dengan kapasitas 5.400 hingga 5.800 mAh untuk iPhone layar lipat generasi pertama.

Kapsultekno.com - Menurut laporan dari BGR, pembocor asal Korea yang dikenal sebagai yeux1122 mengungkap bahwa Apple sedang menguji baterai dengan kapasitas 5.400 hingga 5.800 mAh untuk iPhone layar lipat generasi pertama.

Informasi ini konon berasal dari rantai pasokan Apple, yang sebelumnya juga memberikan bocoran terkait iPhone Air terkait kapasitas baterai. Uniknya, iPhone layar lipat atau iPhone Ultra dirumorkan menggunakan dua sel baterai karena desain “dua belahan” (two-halved). Menurut leaker, bodi iPhone Fold kemungkinan akan mirip seperti jika seseorang meletakkan dua iPhone Air secara berdampingan.

Baca Juga: Vivo X300 Series Bawa Terobosan Baru Berkat Lensa Kamera 200 MP

Jika informasi ini benar, kombinasi dua sel ini bisa menjelaskan kapasitas baterai yang sangat tinggi tersebut.

Lebih jauh, daripada mengejar bodi yang sangat tipis, Apple tampaknya mungkin mengutamakan daya tahan baterai. Leaker yeux1122 menuturkan bahwa Apple justru bisa menoleransi bodi yang lebih tebal untuk memberikan kapasitas baterai yang besar.

blank

Hal ini sejalan dengan prediksi bahwa efisiensi daya dari chip A20 dan iOS 27 dapat membantu mengoptimalkan konsumsi baterai, sehingga masa pakai per pengisian bisa sangat baik meskipun kapasitasnya jumbo.

Dibandingkan dengan kompetitornya, kapasitas ini cukup impresif, misalnya, Galaxy Z Fold 7 hanya memiliki baterai 4.400 mAh, sementara beberapa model foldable lain dari merek seperti Honor, Huawei, dan Vivo juga berada di kisaran 5.000–6.000 mAh tergantung versi.

Baca Juga: Gemini AI di Galaxy Z Flip7, Rahasia UMKM Bikin Konten Premium

Kendati demikian, belum jelas apakah Apple akan menggunakan teknologi baterai baru seperti baterai silikon-karbon, sesuatu yang telah digunakan oleh produsen asal China lainnya atau tetap menggunakan desain konvensional.

Rumor ini jika benar menunjukkan bahwa iPhone Fold bisa menjadi salah satu ponsel lipat Apple dengan daya tahan baterai sangat tinggi, dan Apple mungkin memilih kompromi antara ketebalan dan kapasitas untuk memberikan pengalaman penggunaan yang lebih tahan lama.

Meski demikian, karena ini masih berdasarkan bocoran, semua spekulasi bisa berubah sebelum peluncuran resminya.

Update: Apple dikabarkan akan memulai produksi massal ponsel lipat pertamanya, iPhone Ultra, pada akhir Juli 2026 sebelum diluncurkan pada September, dengan jadwal yang tetap sesuai rencana meski sebelumnya sempat dirumorkan tertunda akibat kendala pada mekanisme engsel.

iPhone Ultra hadir dengan desain lipat model buku yang menggunakan panel OLED lipat berukuran 7,8 inci dari Samsung Display, dilengkapi layar sekunder 5,5 inci di bagian luar, serta ditenagai chipset Apple A20 dan modem C2 generasi terbaru.

Menariknya, berbeda dengan lini iPhone premium saat ini yang menggunakan Face ID, iPhone Ultra akan kembali mengandalkan sensor sidik jari Touch ID yang terintegrasi pada tombol daya, dan membawa fitur dua kamera belakang.

Dari sisi harga, laporan terbaru menyebut iPhone Ultra bisa dibanderol hingga 2.500 dolar AS (sekitar Rp44,6 juta) tergantung konfigurasinya, menjadikannya salah satu iPhone termahal yang pernah dipasarkan Apple.

iPhone Ultra diprediksi akan diperkenalkan bersama iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, meski kemungkinan stok awalnya akan sangat terbatas akibat kompleksitas proses manufaktur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top