Kapsultekno.com - Samsung dikabarkan resmi menghentikan produksi ponsel lipat tiga mereka, Galaxy Z TriFold, hanya beberapa bulan setelah peluncurannya. Perangkat ini pertama kali dijual di Amerika Serikat (AS) pada akhir Januari 2026, namun kini dipastikan tidak akan kembali tersedia melalui penjualan online.
Konfirmasi ini datang langsung dari Samsung melalui laporan Bloomberg. Situs resmi perusahaan bahkan sudah tidak lagi menampilkan indikasi restock, dan kini hanya mengarahkan konsumen untuk membeli unit yang tersisa melalui toko fisik tertentu.
Samsung tampaknya secara bertahap menghentikan distribusi Galaxy Z TriFold secara global. Hal ini terlihat dari perubahan informasi di situs resmi yang sebelumnya sempat memberikan tanda akan adanya restock, namun kini dihapus dan digantikan dengan opsi pembelian offline.

Kondisi ini mengindikasikan bahwa stok yang tersisa menjadi unit terakhir yang tersedia. Setelah habis, kemungkinan besar perangkat tersebut tidak akan diproduksi kembali, menjadikannya salah satu perangkat foldable paling singkat masa edarnya di pasar.
Dugaan Biaya Produksi yang Tinggi
Meski Samsung tidak menjelaskan secara rinci alasan penghentian ini, sejumlah laporan menyebutkan bahwa biaya produksi yang tinggi menjadi faktor utama. Galaxy Z TriFold memang dirancang sebagai perangkat eksperimental dengan teknologi layar lipat tiga yang kompleks dan mahal.
Selain itu, perangkat ini sejak awal diproduksi dalam jumlah terbatas dan lebih ditujukan sebagai demonstrasi inovasi teknologi dibandingkan produk massal. Meski sempat diminati dan cepat habis di beberapa pasar, profitabilitasnya dinilai kurang optimal bagi Samsung, demikian dikutip dari Android Central.
Baca Juga: Samsung Resmi Luncurkan Galaxy S26 Series dan Buds4 Pro di Indonesia
