TERBARU
Memuat berita terbaru...
5 Tips Cerdas Beli Smartphone saat Harga Naik akibat Krisis RAM Global
Di tengah harga smartphone yang cenderung naik karena krisis chip memori, pengguna perlu jeli sebelum membeli agar mendapatkan perangkat dengan fitur yang dibutuhkan dan harga terbaik.

Kapsultekno.com - Harga smartphone cenderung naik sejak awal 2026 dan diprediksi akan terus mengalami kenaikan hingga beberapa tahun ke depan. Salah satu penyebabnya ialah kelangkaan chip memori (RAM) karena produsen semikonduktor global lebih mendorong HBM (High Bandwidth Memory) untuk teknologi kecerdasan buatan (AI).

Oleh karena kelangkaan chip memori tersebut, biaya komponen untuk barang-barang elektronik, termasuk smartphone dan laptop mengalami kenaikan. Di tengah situasi harga smartphone yang terus melambung ini, diperlukan kejelian sebelum membeli agar pengguna mendapatkan perangkat dengan fitur yang memang dibutuhkan dengan harga terbaik.

Aryo Meidianto Aji, pengamat industri ponsel di Indonesia mengatakan bahwa pengguna setidaknya memperhatikan lima hal berikut sebelum memutuskan membeli smartphone saat harga-harganya cenderung melonjak beberapa waktu belakangan ini.

Pilih Berdasarkan Fungsi dan Kebutuhan Utama

Aryo mengatakan, pengguna sebaiknya memilih perangkat smartphone dengan spesifikasi yang paling mendukung penggunaan aktivitas harian. "Jika produktivitas dan kelancaran komunikasi adalah prioritas, pastikan untuk memilih perangkat dengan kapasitas memori yang lega dan baterai berdaya tahan tinggi, daripada membayar lebih untuk fitur yang jarang digunakan," kata Aryo kepada Kapsultekno.com melalui pesan singkat, Rabu (30/9/2026).

Pertimbangkan Model Smartphone Generasi Sebelumnya

Menurut Aryo, ponsel kelas menengah atas keluaran satu hingga dua tahun lalu sering kali mengalami penyesuaian harga cukup drastis. Perangkat ini umumnya masih menawarkan performa dan kualitas yang masih baik jika dibandingkan ponsel rilisan terbaru di rentang harga yang sama.

Dengan demikian, pengguna tetap dapat memaksimalkan fitur yang dibutuhkan baik dari segi kamera, baterai dan performa dengan harga yang umumnya lebih rendah dibandingkan harga smartphone generasi terbaru.

Manfaatkan Momentum Kampanye

Aryo yang kini menjabat sebagai Head of Public Relations Honor Indonesia juga mengatakan bahwa waktu pembelian menentukan harga akhir smartphone yang ingin dibeli. Konsumen sebaiknya tidak terburu-buru melakukan transaksi ketika harga sedang normal, terutama jika perangkat yang diincar tidak mendesak untuk segera dimiliki.

Periode kampanye belanja seperti tanggal kembar 10.10, 11.11, 12.12, promo Payday di akhir bulan, hingga penawaran khusus dari toko resmi dapat menjadi momentum untuk mendapatkan harga yang lebih kompetitif.

Selain potongan harga langsung, konsumen juga perlu memperhatikan bentuk promosi lain seperti voucher tambahan, cashback, gratis ongkos kirim, hingga bundel aksesori. Masa pre-order juga dapat menjadi pilihan karena sejumlah produsen biasanya menawarkan bonus berupa perangkat pendukung atau layanan tambahan.

Maksimalkan Program Tukar Tambah

Program tukar tambah juga dapat dimanfaatkan untuk menekan biaya ketika membeli smartphone baru. Sejumlah toko ritel, distributor, maupun produsen menawarkan layanan tukar tambah dengan tambahan subsidi atau bonus nilai perangkat lama. Artinya, smartphone yang sudah digunakan tidak hanya menjadi barang yang disimpan di rumah, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari pembayaran untuk membeli perangkat baru.

Sebelum melakukan tukar tambah, konsumen sebaiknya membandingkan nilai penawaran dari beberapa tempat. Kondisi fisik, kapasitas penyimpanan, kelengkapan perangkat, fungsi layar, baterai, serta keberadaan kotak dan aksesori dapat memengaruhi harga perangkat lama.

Perhatikan Usia Pakai Smartphone

Selain mempertimbangkan harga saat membeli, konsumen juga perlu melihat berapa lama smartphone tersebut dapat digunakan secara optimal. Perangkat dengan dukungan garansi yang jelas, ketersediaan pusat layanan, suku cadang, serta jaminan pembaruan sistem operasi dan keamanan dapat memberikan nilai lebih dalam jangka panjang.

Dukungan perangkat lunak yang panjang memungkinkan smartphone tetap mendapatkan fitur baru dan pembaruan keamanan tanpa harus segera diganti. Hal ini penting karena harga sebuah smartphone sebaiknya tidak hanya dinilai berdasarkan biaya pembelian di awal, tetapi juga berdasarkan masa penggunaan.

Dengan memilih perangkat yang memiliki dukungan purnajual dan software yang jelas, konsumen berpeluang memperpanjang siklus penggunaan sehingga biaya penggantian smartphone dapat ditekan.

Bagikan artikel ini:
Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, dukung Kapsul Tekno agar kami dapat terus menghadirkan informasi teknologi yang relevan dan bermanfaat untuk pembaca. Klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *