TERBARU
Memuat berita terbaru...
Rumor Xiaomi 18 Ultra Digantikan Model Pro Max untuk Bersaing dengan Apple dan Samsung
Xiaomi 18 Ultra dikabarkan batal meluncur, sementara Xiaomi disebut menyiapkan strategi Pro Max untuk pasar flagship global.

Kapsultekno.com - Xiaomi dikabarkan tengah mempertimbangkan perubahan besar pada lini smartphone flagship-nya. Xiaomi 18 Ultra disebut tidak akan diluncurkan, karena perusahaan kabarnya ingin mengalihkan fokus ke model Pro Max sebagai perangkat kelas atas untuk bersaing langsung dengan Apple dan Samsung.

Informasi tersebut pertama kali mencuat dari leaker Kartikey Singh melalui unggahan di X pada 15 Agustus 2026. Kabar ini kemudian dilaporkan oleh Tech Advisor dalam analisis terbarunya pada 17 Agustus 2026.

Namun, penting dicatat bahwa hingga saat ini Xiaomi belum secara resmi mengonfirmasi pembatalan Xiaomi 18 Ultra. Singh juga menjadi sumber awal untuk klaim tersebut sehingga informasi ini masih berada pada level rumor.

Menurut laporan Tech Advisor, Xiaomi disebut telah membatalkan pengembangan atau peluncuran Xiaomi 18 Ultra. Sebagai gantinya, perusahaan kemungkinan akan memperbesar peran seri Pro Max dalam portofolio flagship generasi berikutnya.

Perubahan tersebut cukup menarik karena Xiaomi 17 Ultra saat ini justru menjadi salah satu perangkat paling premium yang ditawarkan perusahaan. Tech Advisor bahkan menempatkan Xiaomi 17 Ultra sebagai ponsel Xiaomi terbaik dalam daftar mereka.

Jika rumor tersebut benar, keputusan Xiaomi bukan berarti teknologi yang dikembangkan untuk lini Ultra akan ditinggalkan. Teknologi kamera kelas atas yang selama ini menjadi ciri khas Ultra berpotensi dialihkan ke perangkat Pro Max.

Dengan demikian, Xiaomi masih dapat mempertahankan keunggulan fotografi dan spesifikasi kelas ultra, tetapi menggunakan nama produk yang berbeda.

Xiaomi Ingin Lebih Terang-terangan Menantang iPhone

Salah satu alasan yang masuk akal di balik perubahan strategi tersebut adalah upaya Xiaomi memperkuat posisi di pasar flagship global.

Dalam beberapa generasi terakhir, Xiaomi mulai menggunakan penamaan Pro Max, sebuah istilah yang sangat identik dengan jajaran iPhone kelas tertinggi milik Apple.

Pada generasi Xiaomi 17, perusahaan bahkan memperkenalkan Xiaomi 17 Pro Max bersamaan dengan Xiaomi 17 Ultra. Keduanya memiliki posisi yang sangat dekat di kelas premium, sehingga konsumen dapat dibuat bingung ketika harus menentukan perangkat mana yang paling tinggi.

Perbedaannya, Xiaomi 17 Pro Max pada awalnya lebih terbatas untuk pasar China, sedangkan Xiaomi 17 Ultra dipasarkan lebih luas secara global.

Jika Xiaomi 18 Ultra benar-benar ditiadakan, strategi tersebut dapat berubah. Xiaomi 18 Pro Max berpeluang menjadi perangkat flagship utama yang dipasarkan lebih luas, termasuk ke pasar Eropa.

Langkah ini juga dapat membuat struktur produk Xiaomi lebih sederhana. Alih-alih menawarkan dua perangkat yang sama-sama berada di kelas tertinggi, perusahaan dapat menjadikan Pro Max sebagai satu produk unggulan dengan spesifikasi paling lengkap.

Menariknya, Xiaomi 17 Ultra memperlihatkan bahwa perusahaan sebenarnya sudah memiliki teknologi yang cukup agresif untuk bersaing di segmen flagship premium.

Xiaomi 17 Ultra membawa sistem kamera Leica dengan kamera utama 50 MP menggunakan sensor berukuran 1 inci, kamera ultrawide 50 MP, serta kamera telefoto 200 MP dengan rentang focal length 75-100 mm. Kamera telefoto tersebut menggunakan sistem optical zoom mekanis dan OIS.

Di sektor performa, perangkat ini menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5, RAM hingga 16 GB dan penyimpanan hingga 1 TB. Layarnya berukuran 6,9 inci dengan panel OLED HyperRGB, refresh rate adaptif 1-120Hz dan tingkat kecerahan puncak hingga 3.500 nits.

Xiaomi juga membekali perangkat tersebut dengan baterai 6.000 mAh, pengisian cepat 90W melalui kabel dan 50W secara nirkabel. Perangkat ini turut memiliki sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu.

Dari sisi kamera, kolaborasi Xiaomi dengan Leica juga semakin dalam. Leica dan Xiaomi memperkenalkan Xiaomi 17 Series sebagai bagian dari kelanjutan kerja sama teknologi mereka, dengan fokus pada desain lensa, penyetelan warna dan sistem fotografi dengan rentang focal length yang lebih luas.

Bukan Berarti Seri Ultra Benar-benar Tamat

Meski judul rumor tersebut terdengar seperti akhir dari lini Ultra, ada kemungkinan Xiaomi hanya melakukan jeda selama satu generasi.

Tech Advisor menyebut Kartikey Singh mengindikasikan bahwa konsumen masih dapat menunggu kemungkinan hadirnya Xiaomi 19 Ultra. Artinya, jika informasi tersebut akurat, Xiaomi 18 Ultra dapat menjadi satu-satunya generasi yang dilewati sebelum seri Ultra kembali.

Apabila rumor ini terbukti, Xiaomi 18 Pro Max berpotensi memainkan peran yang lebih penting dibanding generasi sebelumnya.

Perangkat tersebut dapat diarahkan sebagai flagship Xiaomi yang paling mudah dikenali konsumen global. Dengan satu model kelas tertinggi, Xiaomi juga bisa lebih fokus dalam pemasaran dan tidak harus menjelaskan perbedaan antara Ultra dan Pro Max kepada calon pembeli.

Di sisi lain, strategi ini memperlihatkan persaingan smartphone premium yang semakin mengikuti pola penamaan Apple. Samsung tetap mempertahankan nama Ultra sebagai model tertingginya, sementara Xiaomi disebut mulai mendorong istilah Pro Max untuk memperkuat citra flagship premium.

Laporan yang sama menyebut OPPO dan Vivo juga dikabarkan tidak membawa generasi Ultra berikutnya ke pasar global, sehingga Samsung berpotensi menjadi salah satu pemain besar yang tetap konsisten menggunakan nama Ultra di pasar internasional.

Bagikan artikel ini:
Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, dukung Kapsul Tekno agar kami dapat terus menghadirkan informasi teknologi yang relevan dan bermanfaat untuk pembaca. Klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *