Kapsultekno.com - Mozilla Corporation secara resmi mengumumkan penunjukan Anthony Enzor-DeMeo sebagai CEO baru, menggantikan posisi interim yang selama ini dipegang oleh Laura Chambers.
Enzor-DeMeo sebelumnya menjabat sebagai General Manager untuk browser Firefox dan kini ditugaskan memimpin perusahaan pada era di mana kecerdasan buatan (AI) menjadi pusat persaingan teknologi browser global.
Dalam pernyataan resminya, Enzor-DeMeo menegaskan bahwa visi perusahaan ke depan adalah menjadikan Mozilla sebagai “trusted software company”. Ini merupakan arah strategis yang menekankan keterbukaan, privasi pengguna, serta pengembangan teknologi yang jelas dan dapat dikendalikan oleh pengguna.

Sebagai bagian dari perubahan ini, Mozilla juga memperkenalkan penunjukan seorang mantan eksekutif Apple sebagai Chief Marketing Officer. Penunjukan tersebut memperlihatkan transformasi kepemimpinan yang menyasar aspek produk dan pemasaran sekaligus, dikutip dari The Times of India.
Baca Juga: OpenAI Dorong Developer Daftarkan Aplikasi agar Muncul di ChatGPT
Salah satu pengumuman terbesar dari kepemimpinan baru ini adalah rencana untuk membawa Firefox berevolusi menjadi “modern AI browser” dalam tiga tahun ke depan. Enzor-DeMeo menjelaskan bahwa Firefox akan tetap mempertahankan prinsip inti Mozilla yaitu keterbukaan, kontrol privasi, dan transparansi.
Baca Juga: Kelangkaan RAM Serius, Harga DDR5 Samsung Capai Level Tertinggi
Tidak hanya itu, perusahaan akan menambahkan fitur-fitur AI yang sepenuhnya opsional dan dapat dinonaktifkan oleh pengguna jika tidak diinginkan. Menurut pernyataan resmi Mozilla, AI akan menjadi bagian dari portofolio produk yang lebih luas.

Update:Pada 3 Februari 2026 diberitakan bahwa Mozilla memperkenalkan kontrol baru pada browser Firefox yang memungkinkan pengguna mematikan fitur kecerdasan buatan baik secara keseluruhan maupun per fitur.
Kontrol baru tersebut sebagai respons terhadap permintaan pengguna yang menginginkan pengalaman browsing tanpa AI. Pendekatan ini membawa Firefox lebih memahami keinginan penggunanya.
Mozilla membangun pendekatan AI di Firefox dengan prinsip bahwa pengguna tidak akan pernah "dikunci" ke satu ekosistem atau dipaksa menggunakan AI dalam pengalaman browsing mereka. Pengguna sepenuhnya menentukan kapan, bagaimana, atau apakah mereka ingin menggunakannya sama sekali.
Yang membuat Firefox berbeda dari browser lain adalah pendekatannya yang menempatkan kontrol di tangan pengguna. Mulai Firefox 148 yang dirilis pada 24 Februari 2026, Mozilla menghadirkan bagian baru bernama "AI Controls" di dalam pengaturan browser desktop.
Pengguna yang tidak menginginkan fitur AI sama sekali dapat mengaktifkan toggle "Block AI enhancements", sehingga mereka tidak akan melihat pop-up atau pengingat untuk menggunakan fitur AI yang ada maupun yang akan datang.
Adapun fitur-fitur AI yang sudah tersedia dan bisa dikelola secara individual cukup beragam. Di antaranya adalah Translations untuk menjelajah web dalam bahasa pilihan pengguna, alt text otomatis di PDF, pengelompokan tab berbasis AI, pratinjau tautan, hingga AI chatbot di sidebar yang mendukung berbagai pilihan seperti Anthropic Claude, ChatGPT, Microsoft Copilot, Google Gemini, dan Le Chat Mistral.