Support Us
Advertise here · www.kapsultekno.com
Perplexity AI Rilis Comet Browser Versi Mobile, Ini Fiturnya
Perplexity merilis Comet Browser versi Android dengan fitur Voice Mode.

Kapsultekno.com - Perplexity AI resmi meluncurkan Comet Browser versi mobile untuk perangkat Android. Aplikasi tersebut menghadirkan pengalaman menjelajah web berbasis kecerdasan buatan (AI) secara lebih personal dan interaktif.

Langkah ini memperluas jangkauan Comet yang sebelumnya hanya tersedia di desktop, sekaligus menandai babak baru dalam persaingan browser berbasis AI di pasar global. Peluncuran ini juga memperlihatkan ambisi Perplexity untuk menghadirkan pengalaman browsing yang lebih cepat, aman, dan mampu membantu pengguna menyelesaikan tugas secara otomatis melalui integrasi asisten AI.

Versi mobile Comet hadir membawa sejumlah fitur unggulan yang sebelumnya telah diperkenalkan di versi desktop. Salah satu fitur paling menarik adalah Voice Mode, yang memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan atau memberikan instruksi kepada asisten AI hanya melalui perintah suara.

Asisten ini dapat mengakses dan menganalisis konten dari beberapa tab sekaligus, kemudian menyajikan ringkasan yang relevan tanpa perlu membuka halaman satu per satu.

blank

Selain itu, Perplexity melengkapi Comet Mobile dengan pemblokir iklan bawaan untuk menghadirkan pengalaman membaca yang lebih bersih dan cepat. Pengguna juga dapat membuat daftar situs whitelist, sehingga iklan dari situs yang dipercaya tetap dapat ditampilkan.

Perplexity menegaskan bahwa semua tindakan yang dilakukan oleh Comet Assistant dapat dilihat secara transparan dan dapat dihentikan kapan saja, memberikan kontrol penuh kepada pengguna atas aktivitas AI di dalam browser.

Perplexity menyiapkan pembaruan lanjutan yang akan hadir dalam beberapa minggu mendatang, termasuk kemampuan agen AI otomatis (agentic) yang dapat melakukan tindakan tertentu di situs web atas nama pengguna, serta integrasi pengelola kata sandi langsung di dalam browser.

Meskipun dilengkapi fitur canggih, perluasan kemampuan AI ini turut memunculkan kekhawatiran terkait privasi dan keamanan, terutama karena agen otomatis memiliki potensi untuk mengakses data sensitif jika tidak dikendalikan dengan baik.

Baca Juga: Bos Google: Jangan Percaya Begitu Saja pada Jawaban AI

Untuk menghadapi tantangan ini, Perplexity menyatakan bahwa mereka “merancang ulang dari dasar” sistem Comet agar tetap aman, transparan, dan menjaga privasi penggunanya.

Versi iOS dari Comet Browser juga dipastikan sedang dikembangkan, meski belum memiliki jadwal rilis resmi. Dengan peluncuran di Android sebagai langkah awal, Perplexity berharap dapat memperluas penggunaan Comet di berbagai perangkat dan membentuk standar baru dalam penjelajahan web berbasis AI.

Sekadar informasi, Perplexity telah memperkenalkan Comet sebagai browser AI untuk desktop dalam versi beta pada 2025. Awalnya, akses diberikan kepada pelanggan Perplexity Max dan pengguna yang masuk daftar tunggu.

Kemudian di 2025-2026, Perplexity terus menambahkan fitur seperti Comet Assistant, AI Memory, sinkronisasi akun, serta kemampuan menjalankan tugas otomatis (agentic browsing).

Barulah pada Maret 2026, Comet resmi hadir di iPhone, memperluas dukungan lintas perangkat sehingga pengguna dapat melanjutkan aktivitas browsing dari desktop ke ponsel.

Kabarnya, pada kuartal I 2026, Comet memiliki sekitar 18 juta pengguna aktif bulanan (Monthly Active Users/MAU). Angka tersebut meningkat drastis dari sekitar 2,4 juta MAU pada kuartal I 2025.

Browser ini juga diperkirakan menangani sekitar 480 juta kueri AI setiap bulan, berdasarkan data Presenc.ai.

Bagikan artikel ini:
Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, dukung Kapsul Tekno agar kami dapat terus menghadirkan informasi teknologi yang relevan dan bermanfaat untuk pembaca. Klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *