TERBARU
Memuat berita terbaru...
Mengenal Learjet 60, Jet Pribadi Bermesin Ganda yang Jatuh di Florida
Learjet 60 merupakan jet bisnis bermesin ganda dengan avionik digital yang mengalami kecelakaan fatal di Florida pada November 2026. (Foto: Flightradar24)

Kapsultekno.com - Pesawat Learjet 60 menjadi sorotan setelah mengalami kecelakaan fatal di wilayah Greenacres, Palm Beach County, Florida, Amerika Serikat, pada 1 November 2026. Pesawat jet pribadi yang diproduksi oleh Bombardier Aerospace tersebut jatuh saat melakukan penerbangan dari Austin, Texas, menuju North Eleuthera, Bahama.

Kecelakaan tersebut menewaskan sembilan orang di dalam pesawat, terdiri dari dua awak dan tujuh penumpang. Peristiwa ini juga menjadi perhatian otoritas penerbangan Amerika Serikat karena pesawat dilaporkan mengalami gangguan saat menghadapi kondisi cuaca buruk di ketinggian.

Learjet 60 sendiri merupakan pesawat jet bisnis kelas menengah yang dirancang untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh. Pesawat ini mengandalkan dua mesin turbofan, sistem avionik digital, serta desain aerodinamis yang mendukung penerbangan berkecepatan tinggi.

Mengenal Teknologi dan Spesifikasi Learjet 60

Learjet 60 merupakan pesawat jet bisnis kelas menengah yang dikembangkan oleh Learjet, perusahaan yang kemudian menjadi bagian dari Bombardier Aerospace. Pesawat ini dirancang untuk mengangkut penumpang dalam perjalanan bisnis dengan kecepatan tinggi dan kemampuan terbang pada ketinggian hingga 51.000 kaki.

Pesawat ini menggunakan dua mesin turbofan Pratt & Whitney Canada PW305A yang dipasang di bagian belakang badan pesawat. Konfigurasi tersebut dipadukan dengan sayap menyapu (swept wing) yang dilengkapi winglet serta ekor berbentuk T (T-tail).

Berdasarkan dokumen sertifikasi Type Certificate Data Sheet EASA.IM.A.212 yang diterbitkan European Union Aviation Safety Agency (EASA), Learjet 60 memiliki karakteristik sebagai pesawat bermesin ganda dengan mesin turbofan yang dipasang di bagian belakang.

Spesifikasi utama Learjet 60:

  • Pabrikan: Learjet / Bombardier
  • Jenis pesawat: Jet bisnis kelas menengah
  • Mesin: 2 Pratt & Whitney Canada PW305A
  • Daya dorong mesin: 4.600 lbf per mesin
  • Jumlah awak: 2 orang
  • Kapasitas penumpang: Hingga 8 orang, sesuai konfigurasi
  • Kecepatan maksimum: Mach 0,81
  • Ketinggian operasional maksimum: 51.000 kaki (15.545 meter)
  • Panjang: Sekitar 17,89 meter
  • Rentang sayap: Sekitar 13,35 meter
  • Tinggi: 4,44 meter
  • Berat maksimum lepas landas: 23.100 pon (10.478 kg)

Mesin PW305A menghasilkan daya dorong sebesar 4.600 lbf atau sekitar 20,46 kN untuk setiap mesin. Dengan dua mesin tersebut, Learjet 60 memiliki total daya dorong sekitar 9.200 lbf.

Sementara itu, batas kecepatan operasional maksimum pesawat atau Maximum Operating Mach Number (MMO) mencapai Mach 0,81. Angka tersebut merupakan batas kecepatan operasional berdasarkan Mach, bukan kecepatan jelajah yang selalu digunakan dalam penerbangan.

Learjet 60 juga memiliki kemampuan terbang hingga 51.000 kaki atau sekitar 15,5 kilometer di atas permukaan laut. Ketinggian tersebut memungkinkan pesawat beroperasi di atas sebagian besar lalu lintas penerbangan komersial.

Dari sisi desain, pesawat ini menggunakan winglet di ujung sayap untuk membantu karakteristik aerodinamika. Sementara itu, konfigurasi T-tail menempatkan stabilisator horizontal di bagian atas sirip vertikal pada ekor pesawat.

Fitur Kabin dan Sistem Avionik

Selain performa mesin, Learjet 60 juga dilengkapi sejumlah teknologi untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan penerbangan. Pada bagian kokpit, pesawat menggunakan sistem avionik Collins Pro Line 4 yang mengintegrasikan berbagai informasi penerbangan melalui perangkat elektronik digital. Sistem ini mencakup Electronic Flight Instrument System (EFIS), komputer data udara digital, sistem navigasi, komunikasi, serta autopilot.

Teknologi tersebut membantu pilot memantau parameter penerbangan, termasuk ketinggian, kecepatan, arah, dan informasi navigasi. Learjet 60 juga memiliki sistem pengendalian roda depan secara digital (digital steer-by-wire nosewheel control) untuk membantu pengendalian pesawat ketika bergerak di darat, termasuk saat taxi, lepas landas, dan mendarat.

Sementara itu, kabinnya dirancang untuk penerbangan bisnis dengan fasilitas kursi penumpang, ruang penyimpanan bagasi, galley atau area penyajian makanan, serta toilet di bagian belakang.

Kronologi Kecelakaan Learjet 60 di Florida

Pesawat Learjet 60 dengan nomor registrasi N722BD mengalami kecelakaan ketika melakukan penerbangan dari Austin-Bergstrom International Airport menuju North Eleuthera Airport di Bahama.

Menurut laporan awal National Transportation Safety Board (NTSB), pesawat berada di ketinggian sekitar 35.000 kaki ketika awak melaporkan adanya pembentukan es (icing) dan turbulensi sedang.

Pilot kemudian meminta izin untuk naik ke ketinggian 37.000 kaki. Namun, tidak lama setelah memperoleh persetujuan pengatur lalu lintas udara, pesawat dilaporkan mengalami penurunan ketinggian secara drastis.

Berdasarkan laporan pilot, laju penurunan pesawat bahkan mencapai sekitar 20.000 kaki per menit dan kemiringan 60 derajat. Learjet 60 tersebut kemudian jatuh di kawasan Greenacres, Florida.

Investigasi NTSB juga menemukan indikasi bahwa pesawat mengalami kerusakan struktural sebelum menghantam permukaan tanah. Pada 3 November 2026, penyelidik melaporkan penemuan bagian elevator kiri pesawat yang terpisah dan ditemukan hingga beberapa kilometer dari lokasi jatuhnya pesawat.

Elevator merupakan permukaan kendali pada bagian ekor horizontal yang berfungsi membantu pilot mengatur gerakan hidung pesawat ke atas dan ke bawah. Meski demikian, NTSB belum memastikan apakah terlepasnya komponen tersebut menjadi penyebab awal kecelakaan atau justru terjadi akibat tekanan ekstrem ketika pesawat mengalami penurunan tajam.

Hingga 4 November 2026, penyebab pasti kecelakaan Learjet 60 tersebut masih dalam penyelidikan. Kondisi cuaca, pembentukan es, turbulensi, serta kemungkinan kegagalan struktural menjadi sejumlah aspek yang diperiksa oleh penyelidik.

Bagikan artikel ini:
Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, dukung Kapsul Tekno agar kami dapat terus menghadirkan informasi teknologi yang relevan dan bermanfaat untuk pembaca. Klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *