Kapsultekno.com - HONOR resmi meluncurkan Robot Phone di China pada 12 Agustus 2026. Smartphone ini menjadi salah satu perangkat paling unik yang pernah dibuat HONOR karena menggabungkan teknologi smartphone, kecerdasan buatan, serta sistem kamera mekanis yang dapat bergerak layaknya sebuah perangkat gimbal mini.
Berbeda dari smartphone flagship pada umumnya yang mengandalkan modul kamera statis, Robot Phone membawa kamera utama 200MP yang dipasang pada sistem gimbal mekanis berbahan titanium. Kamera tersebut dapat bergerak mengikuti kebutuhan pengguna sehingga menawarkan fleksibilitas pengambilan gambar yang jauh lebih luas.
HONOR sebelumnya memperkenalkan konsep Robot Phone di MWC 2026 sebagai bagian dari visi perusahaan mengenai embodied AI, yaitu kecerdasan buatan yang tidak hanya merespons melalui layar atau suara, tetapi juga dapat berinteraksi melalui gerakan fisik.
Sektor kamera menjadi bagian paling menarik dari HONOR Robot Phone. Kamera utama 200MP menggunakan sensor berukuran 1/1,28 inci dan ditempatkan pada mekanisme gimbal yang dapat keluar dari bagian atas bodi perangkat ketika digunakan.

Sistem tersebut mengusung konfigurasi 4DoF (four degrees of freedom) dengan motor mikro yang dikembangkan HONOR. Perusahaan mengklaim ukuran motor tersebut berhasil dipangkas hingga 70 persen dibandingkan solusi utama di industri sehingga sistem gimbal dapat ditempatkan di dalam bodi smartphone.
Mekanisme kamera tersebut memungkinkan Robot Phone melakukan gerakan dan stabilisasi secara mekanis. HONOR juga membekalinya dengan sistem stabilisasi gimbal tiga sumbu yang dirancang untuk menjaga rekaman tetap stabil ketika pengguna bergerak.
Selain stabilisasi, kamera ini mendukung AI Object Tracking untuk mengikuti objek atau manusia secara otomatis. Pengguna cukup memilih subjek pada layar, kemudian sistem AI akan mempertahankan fokus dan mengikuti pergerakannya secara real-time.
Fitur tersebut membuat Robot Phone menarik bagi kreator konten, vlogger, livestreamer maupun pengguna yang sering merekam video sendirian. Kamera dapat membantu mengambil footage dengan pergerakan yang lebih halus tanpa harus membawa gimbal eksternal.
Bukan Sekadar Kamera, Bisa Bergerak Seperti Robot
Nama Robot Phone bukan sekadar gimmick. HONOR memang membangun kemampuan gerak pada perangkat ini sebagai bagian dari konsep embodied AI.
Kamera gimbal dapat melakukan berbagai gerakan untuk membantu proses pengambilan gambar. HONOR juga memperkenalkan fitur AI SpinShot yang memungkinkan kamera melakukan pergerakan rotasi 90 derajat atau 180 derajat secara otomatis untuk menghasilkan efek sinematik.
Sistem tersebut juga dikembangkan untuk mendukung panggilan video dengan kemampuan mengikuti posisi pengguna. Ketika pengguna bergerak, kamera dapat menyesuaikan sudut pandangnya sehingga wajah tetap berada dalam frame.
HONOR bahkan memperlihatkan kemampuan kamera untuk memberikan respons berupa gerakan fisik. Robot Phone dapat mengangguk, menggeleng, hingga bergerak mengikuti irama musik sebagai bagian dari pendekatan interaksi AI yang lebih ekspresif.
Dibekali Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Baterai 7.060mAh
Di balik desain mekanisnya, Robot Phone tetap membawa spesifikasi kelas flagship. Smartphone ini menggunakan Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan tersedia dengan RAM hingga 16GB serta penyimpanan internal hingga 1TB.
Perangkat memiliki layar berukuran 6,3 inci dan bobot sekitar 248 gram dengan ketebalan bodi sekitar 9,6 mm. Dimensi tersebut membuat Robot Phone tergolong cukup besar dan berat jika dibandingkan smartphone flagship konvensional.

HONOR juga membekali perangkat dengan baterai silikon-karbon berkapasitas 7.060mAh. Pengisian dayanya mendukung teknologi kabel 120W dan pengisian nirkabel 50W.
Untuk fotografi, selain kamera utama 200MP dengan gimbal, terdapat kamera telefoto periskop 200MP serta kamera ultrawide 50MP. Sementara kamera depan memiliki resolusi 50MP.
HONOR juga menggandeng ARRI, perusahaan teknologi kamera profesional asal Jerman, untuk mengembangkan pengalaman imaging pada Robot Phone.
Kolaborasi ini diarahkan pada penerapan ilmu dan teknologi sinema profesional ke perangkat mobile. HONOR menyebut kerja sama tersebut mencakup aspek color science dan workflow imaging untuk memberikan karakter visual yang lebih dekat dengan produksi sinematik.
Dukungan tersebut membuat Robot Phone tidak hanya mengandalkan resolusi kamera besar. HONOR mencoba menjadikan kombinasi sensor, stabilisasi mekanis, pergerakan kamera, AI tracking, serta pemrosesan gambar sebagai satu sistem untuk kebutuhan produksi konten.
Di China, HONOR Robot Phone dibanderol mulai 9.999 yuan, atau sekitar Rp26,4 jutaan jika dikonversikan ke rupiah. Harga tersebut menempatkannya di kelas premium dan bahkan membuatnya lebih mahal dibandingkan sejumlah smartphone flagship konvensional.

Harga tinggi tersebut tidak terlalu mengejutkan mengingat Robot Phone menggunakan mekanisme gimbal mini, motor khusus, material titanium dan sistem kamera yang jauh lebih kompleks daripada smartphone biasa.
Namun, teknologi tersebut juga membawa konsekuensi. Robot Phone memiliki sertifikasi IP54 ketika mekanisme kamera dalam posisi tertutup, sementara perlindungan tersebut tidak berlaku ketika gimbal sedang terbuka. Artinya, pengguna harus lebih berhati-hati ketika menggunakan kamera mekanis tersebut di lingkungan yang berisiko terkena air atau debu.
Masih Eksklusif untuk Pasar China
Untuk saat ini, HONOR Robot Phone masih menjadi produk eksklusif China. HONOR belum mengumumkan rencana resmi untuk membawanya ke pasar global.
Kehadiran Robot Phone sendiri menunjukkan arah baru HONOR dalam mengembangkan perangkat berbasis embodied AI. Perusahaan tidak hanya mengejar peningkatan spesifikasi seperti chipset, kamera atau kapasitas baterai, tetapi mulai memasukkan komponen mekanis agar smartphone mampu berinteraksi dengan lingkungan secara lebih aktif.