Kapsultekno.com - Google mulai menghadirkan fitur AI berbasis suara ke Gmail, Google Docs, dan Google Keep. Fitur bernama Gmail Live, Docs Live, dan Keep Live ini memungkinkan pengguna mencari informasi, membuat dokumen, hingga mengatur catatan hanya melalui percakapan suara.
Pembaruan tersebut resmi diumumkan Google pada 3 September 2026 dan menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas kemampuan Gemini ke dalam aplikasi produktivitas Google Workspace. Fitur ini sebelumnya telah diperkenalkan dalam gelaran Google I/O pada Mei 2026.
Google mengatakan teknologi tersebut menggunakan Gemini Audio untuk memungkinkan pengguna berinteraksi dengan aplikasi secara lebih natural. Alih-alih mengetik perintah secara manual, pengguna cukup berbicara seperti sedang berdialog dengan asisten AI.
Salah satu fitur yang paling praktis adalah Gmail Live. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna menemukan informasi yang tersimpan di kotak masuk tanpa harus membuka satu per satu email atau memasukkan kata kunci ke kolom pencarian.

Pengguna dapat mengajukan pertanyaan secara langsung, misalnya menanyakan nomor gerbang penerbangan atau agenda sekolah anak. Gmail Live kemudian akan menelusuri informasi yang tersedia di inbox dan memberikan jawaban berdasarkan email yang relevan.
Pengalaman tersebut menggunakan percakapan dua arah sehingga pengguna dapat melanjutkan dengan pertanyaan berikutnya tanpa harus memulai sesi baru. Google juga menampilkan transkrip percakapan secara langsung sehingga pengguna tetap dapat melihat apa yang sedang diproses oleh sistem.
Dengan pendekatan ini, Gmail tidak lagi hanya berfungsi sebagai layanan email yang mengandalkan pencarian berbasis teks, tetapi mulai berperan seperti asisten yang dapat memahami konteks pertanyaan pengguna.
Docs Live Bantu Buat Dokumen dari Ide yang Diucapkan
Google Docs mendapatkan kemampuan bernama Docs Live. Fitur ini ditujukan bagi pengguna yang ingin menuangkan ide tanpa harus langsung berhadapan dengan halaman dokumen kosong.
Pengguna dapat menjelaskan apa yang ingin dibuat melalui percakapan suara. Gemini kemudian membantu mengorganisasi gagasan, menyusun struktur dokumen, hingga menghasilkan draf awal.
Menariknya, Docs Live juga dapat menggunakan informasi dari Gmail, Google Drive, Google Chat, dan web dengan izin pengguna. Artinya, pengguna dapat memberikan instruksi yang membutuhkan konteks dari beberapa layanan Google sekaligus.
Contohnya, pengguna dapat meminta dibuatkan draf proposal berdasarkan informasi yang tersimpan di email dan dokumen Drive. Sistem kemudian dapat menggabungkan konteks tersebut untuk menghasilkan dokumen yang lebih relevan.
Keep Live Ubah Curhatan Menjadi Catatan Terorganisir
Sementara itu, Google Keep mendapatkan fitur Keep Live yang berfokus pada pencatatan ide secara cepat.
Pengguna tidak perlu lagi memikirkan format catatan atau mengetik setiap poin. Cukup berbicara secara natural, Gemini akan membantu mengubah rangkaian pemikiran tersebut menjadi catatan atau daftar yang lebih terstruktur.
Kemampuan ini dapat berguna ketika seseorang sedang bepergian, memasak, bekerja, atau berada dalam kondisi ketika mengetik terasa kurang praktis. Pengguna bisa mengucapkan berbagai informasi secara spontan dan membiarkan AI merapikannya menjadi daftar yang lebih mudah digunakan.
Google menyatakan fitur percakapan baru ini mulai digulirkan pada pekan ini. Untuk pengguna individu, Gmail Live dan Keep Live tersedia bagi pelanggan Google AI Plus, Pro, dan Ultra, sedangkan Docs Live tersedia untuk pelanggan Google AI Pro dan Ultra.
Google juga menyebut fitur tersebut hadir dalam bahasa Inggris di perangkat iOS dan Android.