Kapsultekno.com - ZTE dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) strategis untuk mempercepat pengembangan solusi dan infrastruktur digital di Indonesia. Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan cloud computing, kecerdasan buatan (AI), serta teknologi next-generation connectivity guna memperkuat ekosistem digital nasional.
Penandatanganan MoU yang berlangsung di Jakarta pada 13 Mei 2026 tersebut menjadi bagian dari penguatan kemitraan jangka panjang kedua perusahaan dalam mendukung percepatan transformasi digital Indonesia.
Kolaborasi ini juga diharapkan mampu mendorong inovasi layanan digital yang lebih scalable, aman, dan efisien untuk sektor enterprise maupun pemerintahan. Melalui kerja sama ini, ZTE akan memanfaatkan pengalaman globalnya dalam pengembangan infrastruktur digital, solusi berbasis AI, dan platform terintegrasi guna mendukung Telkom memperkuat ekosistem digitalnya.
Fokus utama kolaborasi mencakup pengembangan layanan berbasis cloud, penguatan konektivitas digital, hingga pengembangan solusi enterprise yang lebih adaptif terhadap kebutuhan industri.

Baca Juga: Dorong Inovasi AI, Telkomsel dan ZTE Perkuat Kolaborasi di MWC 2026 Barcelona
Sales Director ZTE Indonesia, Zhu Yang, mengatakan bahwa kerja sama ini mencerminkan visi bersama kedua perusahaan dalam membangun ekosistem digital masa depan di Indonesia.
“Kami bangga dapat memperkuat kolaborasi dengan Telkom Indonesia, salah satu penggerak utama ekosistem digital di Asia Tenggara. Kemitraan ini mencerminkan visi bersama kami untuk membangun infrastruktur digital yang cerdas, efisien, dan berkelanjutan. Dengan menggabungkan keahlian teknologi ZTE dan kekuatan pasar Telkom, kami berharap dapat menciptakan nilai baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” ujar Zhu Yang.
Baca Juga: Telkomsel Hadirkan Paket RoaMAX Haji 2026, Kuota Hingga 42GB untuk Jemaah Indonesia
Dari sisi Telkom, kemitraan ini disebut sejalan dengan strategi transformasi perusahaan yang kini berfokus menjadi perusahaan berbasis infrastruktur dan platform digital terintegrasi. Telkom juga terus memperkuat bisnis digital melalui pengembangan data center, layanan cloud, konektivitas, serta pemanfaatan AI untuk meningkatkan nilai layanan bagi pelanggan.
Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Indonesia, Seno Soemadji, menilai kolaborasi strategis menjadi langkah penting dalam memperkuat daya saing perusahaan di era digital.
“Kolaborasi ini mencerminkan fokus berkelanjutan kami dalam memperkuat infrastruktur digital sebagai fondasi pertumbuhan di masa depan. Selanjutnya, Telkom berkomitmen untuk meningkatkan kapabilitas di bidang data center, konektivitas, dan platform berbasis cloud, sekaligus menjadikan AI sebagai penggerak utama untuk menghadirkan solusi yang lebih terintegrasi dan bernilai tinggi bagi pelanggan kami. Melalui kemitraan seperti ini, kami ingin membangun ekosistem digital yang lebih tangguh, aman, dan kompetitif di Indonesia maupun di tingkat regional,” ujarnya.
Baca Juga: ZTE dan XLSMART Luncurkan Innovation Center, Percepat Adopsi 5G-Advanced dan AI
Kerja sama antara ZTE dan Telkom juga dinilai relevan dengan meningkatnya kebutuhan transformasi digital di Indonesia. Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2025 dari Google, Temasek, dan Bain & Company, nilai ekonomi digital Indonesia diproyeksikan terus tumbuh seiring meningkatnya adopsi layanan cloud, AI, dan konektivitas digital di berbagai sektor industri.
Ke depannya, kedua perusahaan akan menjajaki berbagai peluang kolaborasi lain, termasuk pengembangan infrastruktur digital, layanan enterprise, solusi berbasis AI, hingga peningkatan kapabilitas digital untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang semakin kompetitif.
Baca Juga: XLSMART Catat Lonjakan Trafik Data 21% Selama Mudik & Lebaran 2026