TERBARU
Memuat berita terbaru...
Nvidia Gandeng MediaTek dan TSMC Kembangkan Chip Laptop RTX Spark
Nvidia bekerja sama dengan MediaTek dan TSMC mengembangkan chip laptop RTX Spark untuk AI, gaming, dan komputasi berperforma tinggi.

Kapsultekno.com - Nvidia ternyata tidak mengembangkan chip laptop terbarunya seorang diri. Perusahaan semikonduktor asal Amerika Serikat tersebut bekerja sama dengan MediaTek dan TSMC untuk menghadirkan platform prosesor RTX Spark yang dirancang untuk laptop Windows berbasis Arm.

Kolaborasi ini menggabungkan keahlian Nvidia dalam teknologi grafis dan kecerdasan buatan (AI), kemampuan MediaTek dalam merancang prosesor serta mengelola konsumsi daya, dan teknologi manufaktur semikonduktor milik TSMC.

Informasi tersebut diungkap dalam laporan The Gadgeteer yang diterbitkan pada 7 November 2026. Kerja sama ini menjadi bagian penting dari upaya Nvidia memperluas bisnisnya ke pasar laptop berperforma tinggi, khususnya perangkat yang mengandalkan pemrosesan AI secara langsung di komputer.

Nvidia Fokus pada Grafis Blackwell dan Teknologi AI

Dalam proyek ini, Nvidia menyediakan teknologi GPU berbasis arsitektur Blackwell, platform komputasi CUDA, serta berbagai teknologi RTX yang selama ini menjadi andalan perusahaan.

Chip tersebut menggabungkan CPU Nvidia Grace dengan GPU Blackwell dalam satu sistem terpadu atau System-on-Chip (SoC). Pendekatan ini memungkinkan prosesor dan GPU bekerja dengan memori terpadu yang dapat diakses bersama.

Nvidia juga menggunakan teknologi NVLink-C2C untuk menghubungkan CPU dan GPU agar pertukaran data berlangsung lebih efisien. Kombinasi tersebut ditujukan untuk menjalankan berbagai pekerjaan berat, mulai dari pengolahan grafis, pembuatan konten, gaming, hingga menjalankan model AI secara lokal tanpa harus selalu mengandalkan layanan cloud.

MediaTek Berperan dalam Pengembangan Prosesor

Keterlibatan MediaTek menjadi salah satu bagian menarik dari proyek ini. Perusahaan tersebut tidak hanya membantu menyediakan komponen, tetapi juga terlibat dalam pengembangan arsitektur CPU dan integrasi sistem.

Mengutip penjelasan resmi MediaTek pada 1 Juni 2026, kontribusinya mencakup teknologi CPU dan cache, pengendali memori, manajemen daya, integrasi sistem, serta konektivitas.

Prosesor ini menggunakan arsitektur Arm dengan inti CPU Cortex-X925 dan Cortex-A725. Kombinasi tersebut dirancang untuk memberikan keseimbangan antara performa tinggi dan efisiensi energi.

MediaTek juga mengembangkan pengendali memori yang mendukung kapasitas unified memory hingga 128GB. Teknologi ini memungkinkan CPU dan GPU mengakses kumpulan memori fisik yang sama.

Kemampuan tersebut penting untuk menjalankan aplikasi AI yang membutuhkan kapasitas memori besar, termasuk model bahasa berukuran besar atau Large Language Model (LLM).

Selain Nvidia dan MediaTek, TSMC juga memiliki peran penting dalam pengembangan platform ini. MediaTek mengidentifikasi TSMC sebagai mitra manufaktur untuk proyek tersebut. Artinya, TSMC berperan dalam proses fabrikasi chip berdasarkan rancangan dan teknologi yang dikembangkan bersama Nvidia dan MediaTek.

Perlu dibedakan bahwa merancang chip dan memproduksinya merupakan dua pekerjaan berbeda. Nvidia dan MediaTek berkontribusi pada desain serta integrasi teknologi, sedangkan TSMC menyediakan kemampuan manufaktur semikonduktor.

Kolaborasi ketiga perusahaan ini memperlihatkan bagaimana pengembangan prosesor modern membutuhkan keahlian dari berbagai sektor industri.

Spesifikasi Chip Nvidia RTX Spark untuk Laptop

Nvidia menghadirkan dua konfigurasi utama prosesor laptop dengan nama N1X. Keduanya menggunakan kombinasi CPU Grace dan GPU Blackwell, tetapi memiliki jumlah inti serta kapasitas memori yang berbeda.

Versi pertama memiliki 18 inti CPU dan 5.120 inti GPU, dengan dukungan unified memory hingga 64GB. Sementara itu, konfigurasi lebih tinggi menawarkan 20 inti CPU dan 6.144 inti GPU dengan kapasitas memori hingga 128GB.

Nvidia juga mengumumkan laptop RTX Spark dari sejumlah produsen, termasuk ASUS, Dell, HP, Lenovo, Microsoft, dan MSI.

Berdasarkan pengumuman resmi Nvidia pada 16 Oktober 2026, laptop RTX Spark mulai tersedia secara global dengan harga awal US$2.599 atau sekitar Rp47 jutaan. Harga dan konfigurasi dapat berbeda di setiap negara.

Bagikan artikel ini:
Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, dukung Kapsul Tekno agar kami dapat terus menghadirkan informasi teknologi yang relevan dan bermanfaat untuk pembaca. Klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *