Kapsultekno.com - Vivo memamerkan konsep smartphone kamera terbaru melalui perangkat Vivo X300 Ultra di ajang Mobile World Congress (MWC) 2026. Perangkat ini menarik perhatian karena menghadirkan aksesori lensa telefoto eksternal 400mm yang diklaim mampu memberikan kemampuan zoom ekstrem pada smartphone.
Inovasi tersebut digadang-gadang menjadi salah satu sistem kamera ponsel paling kuat yang pernah diperkenalkan. Ponsel ini disebut membawa sensor telefoto 200MP dan dapat dipasangkan dengan aksesori Telephoto Extender Gen2 Ultra buatan Zeiss.
Lensa tambahan tersebut memungkinkan pengambilan gambar jarak jauh dengan panjang fokus setara 400mm, bahkan diklaim bisa mencapai sekitar 1600mm melalui proses cropping digital.
Lensa Eksternal 400mm untuk Fotografi Jarak Jauh
Aksesori Telephoto Extender Gen2 Ultra menjadi sorotan utama dari perangkat ini. Lensa clip-on tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan zoom smartphone secara signifikan sehingga pengguna dapat mengambil foto objek yang sangat jauh, seperti satwa liar atau olahraga.

Baca Juga: Vivo V70 Series Hadirkan Fitur Kamera Canggih dengan Baterai Jumbo
Teknologi ini dikembangkan bersama Zeiss dan diklaim mampu menghasilkan gambar beresolusi tinggi dengan dukungan sensor 200MP serta stabilisasi optik tingkat gimbal untuk menjaga ketajaman gambar saat zoom ekstrem.
Dengan konfigurasi tersebut, smartphone dapat mencapai kemampuan zoom yang biasanya hanya ditemukan pada kamera profesional atau mirrorless. Bahkan dalam beberapa demonstrasi, sistem ini disebut mampu menghadirkan kualitas foto yang masih layak digunakan meskipun diperbesar hingga level super-telefoto.
Aksesori Profesional dan Fitur Zoom Ekstrem, Tapi..
Meski terlihat impresif, penggunaan lensa eksternal tersebut memunculkan pertanyaan soal kepraktisan. Saat lensa dipasang, ukuran perangkat menjadi jauh lebih besar sehingga sulit dimasukkan ke saku seperti smartphone biasa, dikutip dari Techradar.
Selain lensa tambahan, Vivo juga memperkenalkan Camera Cage profesional yang dilengkapi berbagai dudukan aksesori, tombol fisik untuk shutter dan zoom, hingga kipas pendingin untuk menjaga performa saat merekam video.
Baca Juga: Vivo Siapkan Kamera Vlogging Portabel untuk Tantang DJI Osmo Pocket
Paket ini menunjukkan bahwa Vivo menargetkan fotografer dan kreator konten yang membutuhkan kontrol lebih profesional dari kamera smartphone.
Namun bagi sebagian pengguna, pendekatan ini dianggap terlalu niche. Aksesori besar dan tambahan perangkat membuat pengalaman penggunaan smartphone tidak lagi sederhana, sehingga inovasi tersebut berpotensi hanya menarik bagi kalangan fotografer serius, bukan pengguna umum.