Kapsultekno.com -LG Electronics mengumumkan kehadiran LG Gallery TV, model terbaru dalam jajaran lifestyle TV yang akan dipamerkan di ajang CES 2026 di Las Vegas. TV ini dirancang untuk menjadi kanvas digital di ruang tinggal, serupa dengan konsep yang dipopulerkan oleh Samsung The Frame.
Gallery TV hadir dalam ukuran 55 inci dan 65 inci, dengan desain flush-mount yang tipis dan bingkai magnetik yang dapat diganti guna menyesuaikan estetika interior rumah, dikutip dari 9to5Google.
LG menekankan bahwa selain tampil sebagai karya seni ketika tidak digunakan, perangkat ini tetap menawarkan pengalaman menonton premium. Panelnya menggunakan teknologi MiniLED 4K yang dipadukan dengan α7 AI Processor untuk menghasilkan kualitas gambar tajam dan warna akurat, serta didukung oleh sistem suara AI Sound Pro Virtual 9.1.2ch.
Gallery TV menawarkan layanan LG Gallery+, platform visual yang menyediakan lebih dari 4.500 karya seni dan konten visual yang diperbarui setiap bulan. Layanan ini memungkinkan pengguna menampilkan koleksi seni klasik, adegan sinematik, animasi, bahkan visual game langsung di layar TV dalam mode galeri.

Baca Juga: Sambut Tahun 2026, Xiaomi Resmi Buka 50 Xiaomi Store di Indonesia
Selain konten bawaan, pengguna memiliki opsi untuk mengunggah foto pribadi atau menghasilkan karya visual menggunakan alat generative AI. Platform ini juga dapat dipadukan dengan musik latar, baik dari koleksi bawaan maupun streaming melalui Bluetooth, sehingga layar TV berubah menjadi elemen estetika yang dinamis di ruangan rumah.
Baca Juga: Wanita Ini Jatuh Cinta pada ChatGPT, Dampak Nyata Chatbot AI terhadap Kehidupan Manusia
Saat ini harga dan tanggal rilis resminya belum diumumkan, namun LG menyatakan akan memperkenalkan unit tersebut lebih lengkap di booth mereka selama pameran CES 2026.
Update: LG Gallery TV merupakan TV bergaya lifestyle yang diperkenalkan LG pada CES 2026 sebagai pesaing langsung Samsung The Frame. Berbeda dengan seri OLED premium LG, model ini menggunakan panel Mini LED 4K yang lebih aman dari risiko burn-in saat menampilkan gambar statis dalam waktu lama.
TV ini tersedia dalam ukuran 55 inci dan 65 inci, memiliki lapisan layar anti-refleksi, serta desain yang dapat dipasang rata ke dinding dengan bingkai magnetik yang bisa diganti sesuai dekorasi ruangan.
Dari sisi teknologi, LG Gallery TV dibekali prosesor Alpha 7 AI dan fitur Gallery Mode yang dikembangkan bersama kurator museum agar tingkat kecerahan, warna, dan kontras dapat menyesuaikan karakter setiap karya seni. Pengguna juga dapat mengakses layanan LG Gallery+, yang menyediakan lebih dari 4.500 karya seni digital dengan pembaruan rutin, lengkap dengan fitur kecerdasan buatan generatif untuk membuat atau memodifikasi gambar.
Selain itu, terdapat sensor cahaya dan sensor gerak yang memungkinkan TV menyesuaikan tingkat kecerahan secara otomatis dan mengaktifkan mode tertentu ketika mendeteksi keberadaan pengguna. Mengenai ketersediaan, LG belum mengumumkan peluncuran global untuk semua negara.
Sejauh ini, perusahaan baru memperlihatkan produk tersebut di sejumlah situs regional dan pasar utama, sehingga kemungkinan distribusinya akan dilakukan secara bertahap. LG juga belum mengungkap harga resmi Gallery TV.