Kapsultekno.com - Lenovo mengumumkan fase terbaru dari Hybrid AI Advantage dengan meluncurkan Lenovo Agentic AI dan Lenovo xIQ. Kedua solusi ini dirancang untuk membantu perusahaan menciptakan, menerapkan, hingga mengelola teknologi AI secara menyeluruh dan aman dalam skala besar.
Langkah ini menandai evolusi pendekatan Lenovo, dari sekadar penyedia arsitektur AI dasar menjadi solusi berbasis siklus hidup penuh (full-lifecycle). Melalui kombinasi infrastruktur, layanan, dan platform AI-native, Lenovo ingin memastikan AI dapat benar-benar memberikan dampak bisnis yang terukur bagi perusahaan.
Agentic AI Dorong Penerapan AI yang Lebih Terarah
Lenovo Agentic AI menghadirkan tata kelola, perangkat, panduan, serta dukungan berkelanjutan agar organisasi dapat mengelola agen AI siap produksi secara lebih cepat dan bertanggung jawab.
Solusi ini menggabungkan Lenovo AI Services dengan Lenovo AI Library yang berisi kumpulan use case tervalidasi dan dapat disesuaikan.
Baca Juga: HP EliteBoard G1a hingga Laptop Gaming HyperX OMEN MAX 16 Muncul di CES 2026
Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat mempercepat implementasi AI, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan penuh. Layanan seperti AI Discover membantu penyusunan strategi, sementara AI Fast Start memungkinkan implementasi AI hanya dalam waktu sekitar tiga bulan sejak tahap proof-of-concept.
Pendekatan tersebut membantu organisasi mengurangi risiko sekaligus memastikan AI tetap selaras dengan kebutuhan dan hasil bisnis yang diharapkan.
Lenovo xIQ Percepat Operasional Hybrid AI
Lenovo juga memperkenalkan tiga platform baru dalam rangkaian Lenovo xIQ, yang mencakup area penting dalam eksekusi AI enterprise, yaitu agen cerdas, tempat kerja digital, dan infrastruktur hybrid.
xIQ Agent Platform memungkinkan pembuatan dan penerapan agen AI tanpa kode hanya dalam hitungan menit, lengkap dengan tata kelola bawaan untuk meminimalkan risiko.
xIQ Digital Workplace Platform berfokus pada peningkatan produktivitas karyawan dan efisiensi TI melalui deteksi masalah proaktif, otomatisasi perbaikan, serta pengalaman kerja digital yang dipersonalisasi.

Lenovo mengklaim platform ini mampu meningkatkan pengalaman pengguna hingga 30% dan menurunkan biaya dukungan TI sebesar 30%.
xIQ Hybrid Cloud Platform menggabungkan AIOps, FinOps, dan DevOps untuk membantu perusahaan mengoptimalkan biaya, kinerja, dan visibilitas di lingkungan hybrid dan multi-cloud. Ketiga platform ini dirancang untuk menyederhanakan operasional, memperkuat kepercayaan dan mempercepat inovasi berbasis AI.
Baca Juga: Asus ExpertBook Ultra hingga Jajaran Chromebook Tangguh Tampil di CES 2026
Lenovo menilai perusahaan kini membutuhkan AI yang mampu bekerja secara nyata dan adaptif, bukan sekadar menghasilkan konten. Agentic AI hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan menyediakan sistem, layanan, dan tata kelola yang memungkinkan AI dijalankan secara menyeluruh di tingkat enterprise.
“Pelanggan memberi tahu kami setiap hari bahwa mereka ingin AI memberikan nilai nyata, namun mereka tidak membutuhkan lebih banyak kerumitan,” kata Ken Wong, Executive Vice President dan President, Solutions & Services Group, Lenovo melalui keterangan resminya.
“Dengan Lenovo Hybrid AI Advantage™, AI Services, dan AI Library, kami memberikan titik awal yang jelas bagi perusahaan untuk AI, dan pendekatan full-stack kami membantu memastikan agen AI memberikan nilai pada bagian-bagian bisnis yang paling membutuhkannya," jelasnya.
IDC memprediksi bahwa pada 2027 alur kerja agentic akan mengubah cara tugas dan kinerja dijalankan secara global. Namun, banyak organisasi masih belum siap mengoperasionalkan AI.
Lenovo berupaya menutup celah ini melalui layanan siklus hidup, arsitektur platform, dan use case yang telah terbukti.
Salah satu contohnya adalah kolaborasi Lenovo dengan Yili Group, produsen susu global. Melalui pendekatan Agentic AI, Lenovo membantu Yili salah satunya menerapkan analitik voice-of-the-customer.
Baca Juga: AMD Umumkan Strategi Besar AI untuk PC, Grafis dan Gaming di CES 2026
“Yili sedang mempercepat inovasi dan membangun rantai pasok yang lebih cerdas, di mana Lenovo memberikan dukungan yang kuat dan bermitra dengan kami untuk mengeksplorasi peluang-peluang baru dalam memanfaatkan AI di seluruh operasional kami,” kata Tiger Shang, General Manager Data Technology Center di Yili Group.
“Kapabilitas AI ini telah meningkatkan efisiensi karyawan dan membantu kami melayani pelanggan dengan lebih baik," tambahnya.
Melalui Hybrid AI Advantage, Agentic AI, dan Lenovo xIQ, Lenovo menghadirkan ekosistem AI enterprise yang lengkap. Mulai dari pembuatan agen AI, pengelolaan di lingkungan hybrid, hingga penerapan di tempat kerja digital, semua dirancang untuk membantu perusahaan mengoperasionalkan AI secara aman, efisien, dan terukur.