Space Available (975x90)
Space Available (350x50)
Samsung Bakal Hentikan Aplikasi Messages, Pengguna Wajib Beralih ke Google Messages
Samsung resmi hentikan Messages, pengguna Galaxy wajib beralih ke Google Messages mulai Juli 2026.

Kapsultekno.com - Samsung resmi mengumumkan penghentian layanan aplikasi pesan miliknya, Samsung Messages. Aplikasi ini akan mencapai akhir masa layanan (end-of-life) pada Juli 2026, seiring langkah perusahaan mengalihkan ekosistem komunikasinya sepenuhnya ke Google Messages.

Kebijakan ini terutama berdampak pada pengguna perangkat Samsung Galaxy dengan sistem operasi Android 12 ke atas. Bahkan pada perangkat terbaru, pengguna sudah tidak bisa lagi mengunduh aplikasi tersebut melalui Galaxy Store.

Setelah tenggat waktu berakhir, aplikasi hanya dapat digunakan untuk keperluan darurat seperti menghubungi nomor layanan darurat, dikutip dari Ubergizmo.

blank

Baca Juga: Samsung Rilis Galaxy A57 5G dan A37 5G, Bawa Fitur AI Lebih Canggih

Samsung menyiapkan proses migrasi agar pengguna dapat berpindah ke Google Messages dengan mudah. Pada perangkat dengan Android 14 atau lebih baru, aplikasi Google Messages akan otomatis muncul di layar utama dan ditetapkan sebagai aplikasi SMS default.

Pengguna juga akan mendapatkan notifikasi dalam aplikasi untuk memandu proses perpindahan, termasuk pengaturan ulang aplikasi pesan utama. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Samsung untuk menyederhanakan pengalaman komunikasi berbasis Android melalui satu platform terpadu.

Perubahan ini juga berdampak pada perangkat wearable berbasis Tizen OS, di mana pengguna tetap bisa mengirim pesan, namun tidak lagi memiliki akses ke riwayat percakapan lengkap. Selain itu, perangkat yang dirilis sebelum 2022 berpotensi mengalami gangguan sementara pada fitur Rich Communication Services selama masa transisi.

Baca Juga: Samsung Galaxy Watch Kini Bisa Ukur Tekanan Darah Pengguna

Samsung menyebutkan sejumlah keunggulan dari penggunaan Google Messages, seperti peningkatan keamanan dengan deteksi penipuan berbasis AI, dukungan lintas platform, serta integrasi fitur kecerdasan buatan untuk balasan otomatis dan pengolahan gambar.

Langkah ini menandai fase akhir dari upaya panjang Samsung untuk menstandarkan layanan pesan di Android, dengan fokus perusahaan pada teknologi RCS sebagai pengganti SMS dan MMS tradisional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top