Kapsultekno.com - Pemerintah Amerika Serikat melalui Departemen Pertahanan (Pentagon) resmi memasukkan perusahaan kecerdasan buatan Anthropic ke dalam daftar supply chain risk atau risiko rantai pasokan nasional, setelah terjadi konflik dengan pembuat model AI populer, Claude.
Keputusan ini diumumkan sebagai bagian dari langkah untuk mencabut kontrak senilai hingga USD200 juta yang dimiliki Pentagon dengan Anthropic, dikutip dari Axios.
Langkah tersebut mengikuti penolakan Anthropic terhadap tuntutan Pentagon yang ingin akses penuh dan tanpa batas atas model AI-nya untuk berbagai tujuan militer, termasuk yang dipandang kontroversial seperti surveillance massal atau senjata otonom.
Perselisihan Etika dan Keamanan
Salah satu titik sengketa utama antara Pentagon dan Anthropic adalah mengenai batasan penggunaan teknologi AI dalam operasi militer. Pentagon menuntut agar semua teknologi AI yang digunakan oleh anggotanya dapat dipakai untuk “semua tujuan yang sah menurut hukum” tanpa pembatasan dari penyedia teknologi.
Baca Juga: Samsung Perluas Galaxy AI dengan Integrasi Perplexity
Dalam pernyataannya, Anthropic menolak tuntutan tersebut. “Kami tidak dapat dengan baik hati memenuhi permintaan mereka,” kata CEO Anthropic, Dario Amodei, menegaskan posisi perusahaan yang mempertahankan aturan penggunaan Claude.
Kebijakan internal Anthropic melarang penggunaan Claude untuk pengawasan masif terhadap warga AS maupun untuk mengendalikan sistem senjata yang sepenuhnya otonom, hal yang menurut perusahaan mencerminkan komitmen etika terhadap keselamatan dan privasi.
Dampak Kebijakan Baru dan Reaksi Industri
Dengan diberlakukannya status supply chain risk, kontraktor yang bekerja dengan Pentagon tidak lagi diperbolehkan berkolaborasi secara komersial dengan Anthropic dalam konteks kontrak militer. Ini diperkirakan akan memaksa banyak pihak dalam rantai pasokan pertahanan untuk menghapus penggunaan Claude dari sistemnya.
Selain itu, Pentagon telah mulai beralih mempertimbangkan model AI alternatif dari perusahaan lain untuk menggantikan peran Claude dalam sistem-sistem sensitif.
Baca Juga: Kolaborasi AMD dan Meta Dorong Infrastruktur Teknologi AI
Langkah ini menimbulkan kontroversi luas, baik di kalangan industri teknologi maupun di pemerintahan. Beberapa pihak menilai bahwa keputusan itu dapat mengguncang hubungan antara sektor swasta dan pertahanan, serta memicu perdebatan baru tentang batasan etika dan kendali pemerintah atas teknologi AI.
Anthropic telah menyatakan rencana untuk menantang keputusan tersebut secara hukum, menyebut langkah ranah kebijakan ini sebagai sesuatu yang belum pernah dilakukan terhadap perusahaan teknologi AS sebelumnya.