Kapsultekno.com - Pembaruan antarmuka One UI 9 memungkinkan pengguna menghapus SwiftKey, aplikasi keyboard yang dikembangkan oleh Microsoft. Aplikasi tersebut selama ini menjadi salah satu aplikasi bawaan pada sejumlah perangkat Galaxy.
Informasi tersebut diketahui berdasarkan temuan melalui perangkat Galaxy yang menjalankan One UI 9 Beta 5. Menurut laporan PhoneArena yang mengutip temuan SamMobile, SwiftKey dapat dicopot sepenuhnya dari Galaxy S26 Ultra, berbeda dari perilaku sebelumnya yang hanya memungkinkan pengguna menonaktifkan aplikasi atau menghapus pembaruan.
SwiftKey merupakan aplikasi keyboard buatan Microsoft yang telah lama hadir sebagai aplikasi bawaan di sejumlah perangkat Samsung Galaxy. Berbeda dengan aplikasi yang diunduh pengguna melalui Google Play Store, aplikasi bawaan tertentu ditempatkan pada bagian sistem sehingga tidak dapat dicopot dengan cara biasa.
PhoneArena menjelaskan bahwa SwiftKey sebelumnya berada pada partisi sistem yang bersifat read-only. Kondisi tersebut membuat pengguna hanya memiliki opsi seperti menonaktifkan aplikasi atau menghapus pembaruan, bukan menghapus aplikasinya secara permanen.

Namun, situasi tersebut berubah pada One UI 9. Dalam pengujian yang dilaporkan SamMobile, SwiftKey dapat di-uninstall dari Galaxy S26 Ultra yang menggunakan One UI 9 Beta 5. Setelah dihapus, pengguna memperoleh tambahan ruang penyimpanan sekitar 55 MB.
Meski demikian, kapasitas 55 MB tentu bukan jumlah yang signifikan bagi smartphone modern dengan penyimpanan ratusan gigabyte. Manfaat terbesar dari perubahan ini justru berada pada sisi kontrol pengguna terhadap aplikasi bawaan.
Dengan kata lain, pengguna tidak lagi harus menyimpan aplikasi yang memang tidak digunakan hanya karena aplikasi tersebut dipasang sejak perangkat pertama kali diaktifkan.
Tidak Semua Galaxy Mendapatkan SwiftKey sebagai Aplikasi Bawaan
Menariknya, SwiftKey juga mulai tidak ditemukan sebagai aplikasi bawaan pada beberapa perangkat Galaxy terbaru.
PhoneArena menyebut Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Fold 8 Ultra, dan Galaxy Z Flip 8 tidak memasang SwiftKey sebagai aplikasi bawaan. Hal serupa sebelumnya juga ditemukan pada sejumlah model Galaxy A, termasuk Galaxy A57.
Perubahan ini membuat posisi SwiftKey di ekosistem Samsung terlihat berbeda dibanding generasi perangkat Galaxy sebelumnya. Pengguna yang memang membutuhkan keyboard Microsoft tetap dapat memasangnya secara terpisah, tetapi pengguna yang lebih memilih Samsung Keyboard tidak harus menyimpan SwiftKey sejak awal.
Ada Hubungannya dengan Berakhirnya Kerja Sama Samsung dan Microsoft?
Perubahan tersebut juga memunculkan dugaan bahwa Samsung sedang mengurangi ketergantungannya terhadap paket aplikasi Microsoft yang sebelumnya dipasang pada perangkat Galaxy.
PhoneArena mencatat bahwa kesepakatan Samsung dan Microsoft sebelumnya mencakup pemasangan beberapa aplikasi Microsoft pada perangkat Galaxy, termasuk Office, OneDrive, OneNote, dan SwiftKey.
Selain SwiftKey, integrasi OneDrive pada aplikasi Gallery dan My Files Samsung juga disebut telah berubah. Kondisi tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa hubungan integrasi software antara Samsung dan Microsoft mungkin tidak lagi sama seperti sebelumnya.
Namun, penting dicatat bahwa Samsung belum secara resmi menyatakan bahwa kemampuan menghapus SwiftKey merupakan akibat berakhirnya kerja sama dengan Microsoft. Hubungan tersebut masih menjadi dugaan berdasarkan perubahan yang terjadi pada ekosistem aplikasi Samsung.
One UI 9 Berbasis Android 17
Kemampuan menghapus SwiftKey hadir ketika Samsung tengah mengembangkan One UI 9. Sistem operasi tersebut dibangun di atas Android 17 dan pertama kali memasuki tahap beta untuk Galaxy S26 Series pada Mei 2026.
Samsung secara resmi mengumumkan program One UI 9 Beta untuk Galaxy S26 Series pada 12 Mei 2026. Versi beta tersebut membawa peningkatan pada personalisasi, kreativitas, aksesibilitas, serta keamanan perangkat.
Samsung juga menyebut One UI 9 akan memperkuat perlindungan terhadap aplikasi yang dianggap berisiko tinggi. Ketika aplikasi berisiko terdeteksi, sistem dapat memberikan peringatan, memblokir proses instalasi maupun eksekusi, serta merekomendasikan penghapusannya melalui pembaruan kebijakan keamanan.
Selain aspek keamanan, One UI 9 membawa sejumlah perubahan antarmuka dan fitur. Samsung Notes mendapatkan tambahan alat kreatif, Quick Panel menawarkan pengaturan tata letak yang lebih fleksibel, sementara fitur aksesibilitas seperti Mouse Key dan Text Spotlight turut diperbarui.