Space Available (975x90)
Space Available (350x50)
Tesla Kehilangan Posisi Produsen Mobil Listrik Terbesar Dunia, BYD Naik Daun
Tesla kehilangan posisi produsen EV terbesar dunia akibat penurunan penjualan, sementara BYD mencatat lonjakan penjualan global signifikan.

Kapsultekno.com - Produsen kendaraan listrik, Tesla kehilangan gelarnya sebagai produsen mobil listrik terbesar di dunia pada 2025. Hal ini dikarenakan penjualan mobil Tesla yang mengalami penurunan dua tahun berturut-turut, menurut laporan yang dirilis awal Januari 2026.

Pada tahun lalu, Tesla mencatat pengiriman sekitar 1,64 juta mobil listrik, turun sekitar 9% dari 1,79 juta unit pada 2024, menandai kemerosotan kedua secara berturut-turut. Sementara itu, produsen China, BYD Co melampaui Tesla dengan menjual 2,26 juta kendaraan listrik murni, meningkat sekitar 28% dibanding tahun sebelumnya, dikutip dari The Irish Times.

Perubahan ini mencerminkan pergeseran dalam peta kompetisi global industri kendaraan listrik, di mana Tesla menghadapi tekanan dari rival yang lebih agresif serta kondisi pasar yang menantang.

Penurunan Penjualan Tesla dan Faktor Penyebabnya

Penurunan angka pengiriman Tesla dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk berakhirnya insentif kredit pajak federal di AS yang sebelumnya mendorong pembelian kendaraan listrik, serta meningkatnya persaingan dari pembuat mobil global lain termasuk BYD, Volkswagen, dan BMW.

Baca Juga: Apa Itu Mobil Hybrid? Ketahui Cara Kerja, Kelebihan dan Kekurangannya

Selain itu, Tesla juga menghadapi kritik konsumen terkait beberapa keputusan perusahaan dan dinamika politik CEO Elon Musk yang mempengaruhi permintaan.

Data menunjukkan bahwa pengiriman mobil Tesla pada kuartal keempat 2025 juga mengalami penurunan signifikan, dengan sekitar 418.227 unit, kurang dari ekspektasi pasar. Upaya Tesla untuk memperkenalkan versi Model Y dan Model 3 yang lebih terjangkau hanya memberikan dampak terbatas terhadap volume penjualan.

Kenaikan Penjualan BYD dan Strategi Ekspansi

Sementara itu, BYD berhasil memanfaatkan momentum pertumbuhan pasar kendaraan listrik global. Penjualan EV BYD naik tajam berkat ekspansi ke pasar luar negeri, terutama di Eropa, di mana permintaan terhadap model yang lebih terjangkau meningkat.

Baca Juga: Hentikan Insentif Mobil Listrik Impor, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru di 2026

BYD tidak hanya unggul dalam volume penjualan, namun juga memperluas jaringan produksinya dengan membangun fasilitas baru di luar China untuk mendukung pertumbuhan di pasar internasional.

Keberhasilan BYD ini menandai pergeseran kekuatan di sektor otomotif global, dengan produsen China semakin menantang dominasi merek Amerika Serikat di pasar kendaraan listrik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top