Kapsultekno.com- Google resmi memperkenalkan Android Emergency Live Video. Ini merupakan fitur baru yang memungkinkan pengguna Android berbagi video langsung dari kamera ponsel mereka kepada petugas layanan darurat ketika melakukan panggilan 911.
Inovasi ini dirancang untuk membantu operator 911 mendapatkan gambaran visual dari situasi darurat, seperti kecelakaan, krisis medis, atau kebakaran, sehingga dapat mempercepat penilaian kondisi dan respons bantuan.
Fitur tersebut diharapkan meningkatkan efektivitas respons darurat dengan memberikan konteks visual yang lebih jelas kepada petugas, terutama ketika deskripsi verbal dari panggilan kurang memadai karena stres atau bahaya.
Baca Juga: Inbox Gmail Penuh? Trik Ini Bikin Kamu Dapat Kapasitas 15GB Gratis
"Dalam keadaan darurat, setiap detik sangat berharga. Tetapi sulit untuk menjelaskan secara tepat apa yang terjadi, terutama ketika Anda stres atau dalam bahaya," kata Google, dikutip dari Betanews.
Kejadian tak diinginkan ini seperti kecelakaan mobil, krisis medis, atau kebakaran hutan yang menyebar dengan cepat. Oleh karena itu, memberikan gambaran langsung kepada petugas tanggap darurat diharapkan dapat mendorong agar pertolongan datang lebih cepat.
Cara Kerja Android Emergency Live Video
Android Emergency Live Video bekerja saat pengguna melakukan panggilan atau mengirim pesan darurat. Jika petugas di pusat panggilan 911 menilai bahwa video langsung dapat membantu memahami situasi dan aman untuk dilakukan, mereka dapat mengirim permintaan ke perangkat pengguna.
Pengguna kemudian akan melihat pemberitahuan di layar dan dapat memilih untuk mulai berbagi video dengan satu ketukan. Semua transmisi video menggunakan enkripsi secara default, dan pengguna tetap memiliki kontrol penuh untuk menghentikan fitur berbagi video itu kapan saja tanpa mengganggu koneksi audio panggilan 911.

Fitur ini sudah tersedia di Amerika Serikat dan kompatibel dengan perangkat Android yang menjalankan Android 8 ke atas dengan layanan Google Play, seperti diberitakan Theverge. Fitur ini juga terintegrasi dengan perangkat lunak yang dipakai pusat komando 911, termasuk sistem dari Motorola Solutions yang saat ini digunakan oleh lebih dari separuh pusat layanan keselamatan publik di Amerika Utara.
Baca Juga: Mirip Capcut, Update Google Photos dengan Fitur Editor Video Baru
Selain itu, kolaborasi Google dengan platform RapidSOS juga menghadirkan informasi tambahan dengan data kejadian lainnya untuk memberikan gambaran situasi yang lebih komprehensif kepada responden darurat.
Dengan diluncurkannya fitur ini, Google menambah jajaran alat keselamatan pada perangkat Android, yang sebelumnya sudah mencakup layanan seperti Emergency Location Service, deteksi tabrakan mobil, dan SOS satelit.
Fitur ini didukung oleh Android Emergency Location Services (ELS) yang menyediakan data lokasi akurat dan informasi tambahan kepada petugas respons, menurut Techlusive. Selain pengguna di Amerika Serikat, layanan ini juga mendukung di wilayah tertentu seperti Meksiko dan Jerman.