Muncul Comet 3I/ATLAS (19 Desember)
Salah satu acara langit paling langka pada 19 Desember 2025, Comet 3I/ATLAS, objek antar-bintang ketiga yang pernah terdeteksi melewati tata surya kita akan mencapai jarak terdekat ke Bumi.
Meskipun komet ini tidak akan cukup terang untuk dilihat dengan mata telanjang, bagi yang memiliki teleskop atau akses ke observatorium, ini adalah kesempatan langka untuk mengamati objek kuno dari luar sistem tata surya kita, melintas dekat Bumi.
Baca Juga: Ilmuwan Pertama Kalinya Temukan Petir di Planet Mars
Hujan Meteor Ringan, Konjungsi Bulan-Planet dan Lainnya
Selain fenomena besar di atas, bulan Desember juga menghadirkan beberapa peristiwa lain yang layak diperhatikan seperti hujan meteor Ursid, puncaknya sekitar 21–22 Desember. Meskipun intensitasnya lebih ringan (sekitar 5–10 meteor per jam), tetap menarik sebagai hujan meteor alternatif di akhir bulan.
Tidak hanya itu, terdapat konjungsi Bulan dan Saturnus pada malam 26 Desember, di mana Bulan sabit dan Saturnus akan tampak berdekatan di langit selatan. Ini menjadikannya pemandangan yang cukup menarik.
Ada pula Jupiter yang disebut-sebut akan semakin terang dan mudah terlihat. Planet raksasa itu kabarnya mulai terlihat setelah matahari terbenam dan akan tampak sepanjang malam. Fenomena ini berlangsung pada pekan terakhir bulan Desember.

3 thoughts on “Deretan Fenomena Langit Desember 2025: Supermoon hingga Hujan Meteor Ursid”