☕ Support Us
Advertise here · www.kapsultekno.com
Disney Hapus 14 Game dari Steam Tanpa Pemberitahuan, Ini Daftarnya
Disney tiba-tiba hapus 14 game dari Steam tanpa peringatan, menimbulkan kontroversi dan spekulasi.

Kapsultekno.com - Pada Januari 2026, Disney tiba-tiba menghapus 14 game dari platform distribusi digital Steam tanpa peringatan sebelumnya. Langkah ini sempat menimbulkan kebingungan di antara para pemain dan kolektor game karena tidak ada alasan resmi yang diberikan oleh Disney atau Valve selaku pengelola Steam.

Penghapusan ini terjadi tanpa pemberitahuan apapun kepada komunitas, yang biasanya menjadi hal standar ketika sebuah judul game akan dihapus dari toko digital. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar tentang alasan di balik keputusan Disney, terutama karena beberapa dari game tersebut merupakan judul klasik yang telah lama ada di Steam.

Daftar 14 Game Disney yang Dihapus dari Steam

Sebanyak 14 game Disney kini tidak lagi tersedia untuk dibeli di Steam, termasuk judul-judul yang terikat lisensi film dan karya klasik yang telah menjadi bagian dari sejarah permainan digital.

blank
(Foto: Steam)

Baca Juga: Game GTA 6 Dapat Reaksi Keras di Rusia Tuding “Konten Tidak Bermoral”

Daftar game yang dihapus meliputi judul seperti Disney’s Hercules, Finding Nemo, Toy Story Mania, Disney Winnie the Pooh, serta beberapa game LucasArts seperti Afterlife dan Armed and Dangerous.

Lebih langkah daftar game yang dihapus dari Steam meliputi judul-judul sebagai berikut:

  • Afterlife
  • Armed and Dangerous
  • Disney’s Chicken Little: Ace in Action
  • Disney Fairies: Tinker Bell’s Adventure
  • Disney’s Hercules
  • Disney Planes
  • Disney The Princess and the Frog
  • Disney Winnie the Pooh
  • Disney Pixar Cars: Radiator Springs Adventures
  • Disney Pixar Finding Nemo
  • Disney Pixar Toy Story Mania!
  • Lucidity
  • Phineas and Ferb: New Inventions
  • Stunt Island

Penghapusan tanpa peringatan ini berarti pemain baru tidak dapat lagi membeli game-game tersebut, dan beberapa judul bahkan juga dilaporkan hilang dari platform lain seperti GOG, yang menunjukkan upaya Disney untuk menarik judul-judul ini dari peredaran digital secara menyeluruh.

Selain itu, dampaknya juga terlihat di pasar kunci (key market) game digital, di mana harga kunci beberapa judul yang tersisa di pasar tidak resmi dilaporkan meningkat drastis hingga puluhan kali lipat karena kelangkaan akses.

Baca Juga: Sony Ajukan Paten AI “Ghost”, Bantu Gamer Pecahkan Teka-teki dalam Game

Keputusan Disney ini memicu reaksi beragam dari komunitas gamer, sebagian besar menyatakan kekecewaan karena tidak adanya komunikasi atau alasan yang jelas dari pihak Disney maupun Valve. Banyak pemain merasa kehilangan kesempatan terakhir untuk membeli game yang memiliki nilai kenangan pribadi.

Beberapa pihak berspekulasi bahwa penghapusan ini bisa disebabkan oleh masalah lisensi, strategi komersial baru, atau persiapan rencana bundel game klasik, meskipun tidak ada konfirmasi resmi terkait hal ini.

Lebih jauh lagi, banyak pengamat industri mengangkat kekhawatiran pelestarian digital ketika game-game bersejarah tiba-tiba tidak lagi bisa dibeli atau diakses oleh generasi baru pemain, sebuah isu yang semakin penting di era distribusi game digital saat ini.

blank

Update: Ini bukan kali pertama Disney menghapus game mereka di Steam. Setidaknya terjadi penghapusan (delisting) besar-besaran yang terjadi dua kali di tahun 2026.

Pada 14 April 2026, Disney secara diam-diam menghapus 15 game PC dari Steam tanpa pemberitahuan apapun sebelumnya. Ini merupakan gelombang kedua setelah sebelumnya pada pertengahan Januari, Disney juga menghapus 14 game dari Steam. Total game Disney yang dihapus dari Steam sepanjang 2026 pun mencapai lebih dari 27 judul.

Deretan game yang dihapus dalam gelombang April ini mencakup sejumlah judul yang cukup dikenal, seperti Star Wars: Dark Forces, Star Wars: Rebellion, Bolt, Tangled, Brave: The Video Game, Disney Universe, hingga Pirates of the Caribbean: At World's End. Dua nama yang paling mencuri perhatian adalah Star Wars: Dark Forces dan Outlaws, yang dianggap lebih signifikan dibanding kebanyakan game lain yang dihapus.

Bagi yang sudah memiliki game-game tersebut di library Steam, tidak perlu khawatir karena akses tetap tersedia dan game masih bisa diunduh, meskipun tidak lagi bisa dibeli atau dihadiahkan ke orang lain.

Soal alasan penghapusan, Disney hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi, namun pola yang ada mengarah pada masalah lisensi. Game-game berbasis film, serial TV, dan franchise seperti Star Wars terikat pada perjanjian hak yang bisa kedaluwarsa, direnegosiasi, atau menjadi rumit ketika versi baru dari konten yang sama hadir.

Ada pula spekulasi yang lebih besar. Sebagian pihak menduga penghapusan ini berkaitan dengan investasi Disney senilai USD1,5 miliar di Epic Games, yang memunculkan kemungkinan bahwa game-game Disney ke depannya akan menjadi eksklusif di Epic Games Store.

Bagikan artikel ini:
Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, dukung Kapsul Tekno agar kami dapat terus menghadirkan informasi teknologi yang relevan dan bermanfaat untuk pembaca. Klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *